Oktober 30, 2026

Sejumlah Wilayah di Kalbar Berpotensi Diguyur Hujan

6a427e7a-dbab-40a7-9c7e-c916c05abc1c

KILASKALBAR – Berdasarkan Informasi Badan Meteorologi, Klomatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi terjadi potensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang terpantau di seluruh wilayah Kalimantan Barat pada selasa (20/10/2026).

Peluang turunnya hujan di sejumlah wilayah Kalimantan Barat (Kalbar) menjadi perkembangan yang diharapkan dapat mendukung upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalbar, Ridwan, mengatakan prakiraan cuaca harian menunjukkan potensi hujan yang cukup baik di berbagai wilayah.

“Untuk potensi hujan yang disampaikan data BMKG pada hari ini, pada tanggal 20 Oktober, kita hampir mempunyai potensi hujan harian yang cukup baik,” ujar Ridwan, Selasa (20/10/2026).

Berdasarkan prakiraan tersebut, hujan ringan berpotensi terjadi di Kota Pontianak, Kota Singkawang, Kabupaten Melawi, Mempawah, Sambas, Sekadau, dan Sintang.

Sementara itu, hujan dengan intensitas sedang diprakirakan terjadi di Kabupaten Bengkayang, Kapuas Hulu, Kayong Utara, Ketapang, Kubu Raya, Landak, dan Sanggau.

Ridwan juga menyampaikan bahwa pada hari tersebut tidak terdapat prakiraan hujan dengan intensitas lebat di Kalbar.

Potensi hujan ini menjadi salah satu perkembangan yang diperhatikan dalam upaya pengendalian karhutla. Hujan diharapkan membantu membasahi lahan yang mengering, meskipun dampaknya terhadap kondisi kebakaran tetap bergantung pada lokasi, intensitas, dan durasi hujan yang benar-benar terjadi.

Pemprov Kalbar melalui BPBD terus memantau perkembangan cuaca berdasarkan informasi BMKG sebagai bagian dari koordinasi penanganan karhutla. Pemantauan tersebut tetap diiringi kesiapsiagaan petugas untuk menindaklanjuti kondisi di lapangan.

Dengan dukungan informasi cuaca dan koordinasi lintas instansi, upaya penanganan karhutla di Kalimantan Barat diharapkan semakin terarah. Masyarakat juga diimbau tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar agar potensi kebakaran baru dapat dicegah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *