Oktober 30, 2026

GMD ke-V di Karimunting, Ria Norsan Tampung Aspirasi Warga untuk Program APBD 2027

RN_01330
KILASKALBAR– Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, memastikan berbagai aspirasi masyarakat yang disampaikan dalam kegiatan Gema Membangun Desa (GMD) ke-V di Desa Karimunting, Kecamatan Sungai Raya Kepulauan, Kabupaten Bengkayang, akan ditampung dan diperjuangkan melalui program pembangunan pemerintah provinsi pada 2027.
Hal tersebut disampaikan Ria Norsan saat membuka langsung kegiatan GMD ke-V yang berlangsung di Desa Karimunting, Jumat (30/10/2026).
Menurut Ria Norsan, kegiatan GMD menjadi sarana bagi pemerintah provinsi untuk mendengar secara langsung kebutuhan dan usulan masyarakat desa, termasuk berbagai persoalan pembangunan yang disampaikan melalui kepala desa.
“Apa yang disampaikan masyarakat tadi, insyaallah akan kita tampung dan kita lanjutkan dalam program APBD Provinsi Kalimantan Barat tahun 2027,” ujarnya.
Ia mengatakan, salah satu usulan yang menjadi perhatian pemerintah provinsi adalah pembangunan dermaga di Pulau Lemukutan. Infrastruktur tersebut dinilai penting untuk menunjang aksesibilitas dan pengembangan sektor pariwisata di Kabupaten Bengkayang.
Ria Norsan menjelaskan, pelaksanaan GMD dilakukan secara bertahap dengan menyasar seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Barat.
Menurutnya, Kalimantan Barat memiliki 2.046 desa sehingga tidak memungkinkan kegiatan tersebut dilaksanakan satu per satu di seluruh desa dalam waktu satu tahun.
Karena itu, pemerintah provinsi memilih pendekatan per kabupaten agar program GMD dapat menjangkau lebih banyak masyarakat.
“Kita ingin Gema Membangun Desa ini dilaksanakan di seluruh kabupaten dan kota. Karena desa kita ada 2.046, kalau satu per satu tentu tidak mungkin selesai dalam satu tahun. Maka kita ambil per kabupaten,” jelasnya.
Ia menegaskan, pemerintah provinsi tidak membatasi sasaran GMD hanya pada desa yang mudah dijangkau. Desa-desa yang berada di wilayah terluar, tertinggal, dan terdepan (3T) juga menjadi perhatian.
Ria mencontohkan pelaksanaan GMD di Desa Temajuk, Kabupaten Sambas, yang merupakan salah satu wilayah perbatasan Kalimantan Barat.
“Jadi kita tidak melihat 3T atau tidak. Yang penting bisa kita sasar, akan kita sasar,” tegasnya.
Sementara itu, Bupati Bengkayang Sebastianus Darwis mengapresiasi pelaksanaan GMD di Desa Karimunting. Ia berharap program tersebut dapat dilaksanakan secara berkelanjutan di seluruh kabupaten hingga menjangkau desa-desa.
Menurutnya, GMD merupakan bentuk kolaborasi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, dan masyarakat dalam mendorong pembangunan desa.
Ia menilai kegiatan tersebut juga memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mengenal langsung para pemimpin daerah, jajaran pejabat, serta program pemerintah.
“Ini adalah kolaborasi antara pemerintah provinsi dan kabupaten, serta masyarakat desa. Dengan begitu, masyarakat juga mengetahui siapa pemimpinnya, siapa pejabatnya, dan apa program-program pemerintah,” kata Sebastianus.
Melalui GMD, pemerintah diharapkan dapat menyerap kebutuhan masyarakat secara langsung sekaligus memperkuat sinergi pembangunan antara pemerintah provinsi dan kabupaten.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *