Dukung Pengembangan Wisata Bengkayang, Ria Norsan Dorong Pembangunan Dermaga Pulau Lemukutan
KILASKALBAR – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat mendorong pembangunan infrastruktur pendukung pariwisata di Kabupaten Bengkayang. Salah satu yang menjadi perhatian Gubernur Kalbar Ria Norsan adalah pembangunan dermaga di Pulau Lemukutan.
Usulan tersebut disampaikan dalam kegiatan Gema Membangun Desa (GMD) ke-V di Desa Karimunting, Kecamatan Sungai Raya Kepulauan, Kabupaten Bengkayang, Jumat (30/10/2026).
Ria Norsan mengatakan, pembangunan dermaga Pulau Lemukutan menjadi salah satu upaya untuk menunjang sektor pariwisata, khususnya wisata bahari yang menjadi potensi unggulan wilayah pesisir Bengkayang.
“Salah satu yang akan kita dorong adalah pembangunan dermaga di Pulau Lemukutan. Ini untuk menunjang pariwisata di Kabupaten Bengkayang,” ujar Ria Norsan.
Menurutnya, aspirasi pembangunan yang disampaikan masyarakat dalam kegiatan GMD akan ditampung untuk kemudian ditindaklanjuti melalui program pemerintah provinsi.
Ia berharap pengembangan infrastruktur dapat mendukung konektivitas menuju kawasan wisata sekaligus memberikan dampak terhadap aktivitas ekonomi masyarakat setempat.
Sementara itu, Bupati Bengkayang Sebastianus Darwis mengatakan, wilayah pesisir Bengkayang memiliki potensi pariwisata yang besar, terutama wisata alam dan wisata laut.
Ia menyebutkan, Kabupaten Bengkayang memiliki 12 pulau, dengan lima pulau di antaranya berpenghuni. Potensi tersebut dinilai dapat menjadi daya tarik wisata Kalimantan Barat.
“Daerah pesisir ini pariwisatanya luar biasa. Pulau-pulau Bengkayang memiliki 12 pulau, lima di antaranya berpenduduk. Ini juga menjadi potensi wisata alam untuk Kalimantan Barat, termasuk wisata laut,” kata Sebastianus.
Selain pariwisata, pemerintah kabupaten juga terus mendorong pengembangan sektor perikanan. Hal itu mengingat sebagian besar masyarakat di wilayah pesisir menggantungkan mata pencaharian sebagai nelayan.
Sebastianus menyebutkan, sekitar 70 persen masyarakat Desa Karimunting dan kawasan pesisir di 10 desa sekitarnya berprofesi sebagai nelayan.
Karena itu, pemerintah daerah terus mengusulkan dukungan kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan serta pemerintah provinsi, mulai dari bantuan alat tangkap hingga pembangunan dermaga.
Ia berharap dukungan pembangunan infrastruktur dan sektor perikanan dapat berjalan beriringan dengan pengembangan pariwisata sehingga potensi wilayah pesisir Bengkayang dapat dimanfaatkan secara optimal.
