Oktober 31, 2026

12 Pesawat Water Bombing dan 1.000 Personel Disiapkan Tangani Karhutla Kalbar

IMG-20260822-WA0002

Panglima TNI dan Kapolri Kunjungan Ke Kalbar Dampingi Presiden Tinjau Lokasi Karhutla

KILASKALBAR – Pemerintah menambah kekuatan untuk menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan Barat. 

Gubernur Kalbar Ria Norsan mengatakan, sedikitnya 12 unit pesawat water bombing akan diperbantukan untuk melakukan pemadaman dari udara.

 

Penambahan armada ini dilakukan setelah Presiden RI Prabowo Subianto meninjau langsung lokasi karhutla di Desa Limbung.

 

Selain dukungan udara, sekitar 1.000 personel juga akan dikerahkan ke sejumlah kabupaten yang mengalami kebakaran cukup parah.

 

“Kurang lebih seribu petugas akan disebar di daerah yang kebakarannya sangat luas,” kata Norsan.

 

Menurutnya, Kabupaten Ketapang menjadi salah satu wilayah yang mendapat perhatian serius karena luas wilayah yang terbakar mencapai lebih dari 12 ribu hektare.

 

Selain Ketapang, sejumlah kabupaten lain juga menjadi sasaran pengerahan personel karena masih ditemukan titik api.

 

Norsan menjelaskan, pemadaman dari udara menjadi tantangan tersendiri karena sebagian kebakaran terjadi di lahan gambut.

 

Air yang disiram dari udara terkadang belum sepenuhnya memadamkan api yang berada di dalam lapisan gambut. Api dapat kembali muncul setelah kondisi permukaan terlihat padam.

 

Karena itu, pemerintah juga menyiapkan sumber air di lokasi yang sulit dijangkau.

 

Kementerian Pekerjaan Umum disebut akan membantu pembangunan sumur bor dengan kedalaman hingga sekitar 68 meter untuk menyediakan sumber air bagi proses pemadaman.

 

Pemerintah berharap langkah tersebut dapat mempercepat pengendalian karhutla sekaligus mengurangi kabut asap yang berdampak terhadap masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *