November 1, 2026

Petugas DLH Pontianak Meninggal Saat Menyapu Jalan, Diduga miliki riwayat sesak nafas

IMG-20260528-WA0000

Jenazah Petugas DLH yang ditemukan tergeletak

KILASKALBAR – Seorang petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Pontianak yang bertugas menyapu jalan ditemukan meninggal dunia saat bertugas di kawasan Jalan Komodor Yos Sudarso, Kecamatan Pontianak Barat, Selasa, 20 Mei 2026 pagi

 

Diketahui korban bernama Abdillah (47) yang ditemukan meninggal dunia sekitar pukul 08.40 WIB di area lokasi tempatnya bertugas.

 

Koordinator Mandor PPSU, Suji Sartono, mengatakan korban sempat bekerja seperti biasa sejak pagi dan tidak mengeluhkan kondisi kesehatannya.

 

“Pagi tadi beliau kerja biasa saja, tidak ada ngeluh sakit, ujarnya.

 

Suji membeberkan, korban mulai bekerja menyapu sekitar sekitar pukul 05.30 WIB di kawasan UKA Jalan Komodor Yos Sudarso.

 

Wilayah kerja korban membentang kurang lebih 500 meter, mulai dari sekitar SDN 56 Pontianak Barat hingga CW Coffee.

 

“Saya sempat muter lihat beliau kerja nyapu. Biasanya kalau ada apa-apa dia telepon mandor untuk izin pulang, tapi tadi tidak ada,” ujarnya.

 

Suji mengaku baru mengetahui korban dalam kondisi meninggal setelah mendapat kabar dari kantor sekitar pukul 09.00 WIB.

 

“Memang sedang bertugas, masih jam kerja,” katanya.

 

Dari pantauan di lokasi jasad korban masih mengenakan seragam dinas kebersihan DLH Kota Pontianak berwarna oranye.

 

Korban juga masih memakai topi hitam dan sepatu boots hijau saat ditemukan.

 

Sementara sapu yang digunakan korban untuk bekerja serta sepeda motor miliknya masih tertinggal di sekitar lokasi kejadian.

 

Korban diketahui merupakan warga Jalan Alianyang, Gang Candi Agung, Kota Pontianak.

 

Meski pada hari kejadian korban tidak mengeluhkan sakit, Suji menyebut Abdillah sempat memiliki riwayat gangguan kesehatan dan pernah tidak bekerja selama sekitar tiga bulan.

 

“Dulu pernah sampai tiga bulan tidak masuk kerja. Katanya sesak napas atau sakit di dada,” ungkapnya.

 

Suji menambahkan, korban dikenal sebagai pekerja yang rajin dan kerap mengambil tambahan pekerjaan lain.

 

Saat ini, jenazah korban telah dibawa ke RS Bhayangkara Pontianak untuk dilakukan proses identifikasi lebih lanjut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *