Disdikbud Kalbar Buka Posko Help Desk SPMB 2025 untuk Bantu Calon Siswa dan Orang Tua
KATAKALBAR – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Barat (Disdikbud Kalbar) membuka Posko Help Desk khusus untuk membantu calon siswa dan orang tua selama proses pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMA dan SMK Negeri tahun 2025.
Kepala Disdikbud Kalbar, Rita Hastarita, menjelaskan bahwa posko tersebut berfungsi sebagai pusat layanan informasi dan pengaduan resmi, baik secara tatap muka (offline) maupun daring (online).
“Posko Help Desk ini kami siapkan agar masyarakat bisa mendapatkan bantuan langsung maupun melalui media digital. Kami juga menyiapkan petugas berpengalaman lengkap dengan fasilitas laptop dan layar monitor untuk melayani pendaftar dengan optimal,” ujar Rita, di Pontianak.
Dua Layanan: Tatap Muka dan Daring
Posko Help Desk berlokasi di Jalan Sultan Syahrir, Pontianak, dan dilengkapi sarana pelayanan terpadu untuk memudahkan masyarakat memperoleh informasi mengenai jadwal, mekanisme, dan teknis pendaftaran.
Selain layanan tatap muka, masyarakat juga dapat mengakses layanan daring melalui kanal resmi Disdikbud Kalbar untuk menyampaikan keluhan, bertanya seputar prosedur, atau meminta bantuan teknis jika mengalami kendala saat pendaftaran online.
“Kami ingin memastikan tidak ada calon siswa yang kesulitan mendaftar hanya karena kendala teknis atau keterbatasan informasi. Semua bisa kami bantu, baik secara langsung maupun virtual,” tambah Rita.
Komitmen Disdikbud: Pendaftaran yang Mudah dan Adil
Langkah pembukaan posko ini merupakan bagian dari komitmen Disdikbud Kalbar untuk mewujudkan sistem penerimaan siswa baru yang mudah diakses, transparan, dan akuntabel.
Rita menegaskan, pihaknya terus berupaya agar seluruh tahapan SPMB 2025 berjalan lancar dan tidak ada siswa yang tertinggal dalam proses pendaftaran.
“Posko ini menjadi sarana kami memastikan pelayanan publik berjalan optimal. Kami ingin semua anak di Kalimantan Barat memiliki kesempatan yang sama untuk mengakses pendidikan tanpa hambatan,” pungkasnya.
