Asap Karhutla Kalbar Diduga Terbawa ke Sarawak, LHK Turunkan Tim Cek Lokasi
KILASKALBAR – Asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah perbatasan Kalimantan Barat diduga terbawa hingga wilayah Sarawak, Malaysia.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Kalbar Adi Yani mengatakan, informasi tersebut diterimanya dari jajaran Kementerian Kehutanan yang meminta pemerintah daerah melakukan pengecekan terhadap lokasi kebakaran.
“Dapat informasi bahwa ada kebakaran di daerah perbatasan yang asapnya diduga ke seberang,” kata Adi Yani.
Menindaklanjuti informasi tersebut, tim dari Kementerian Lingkungan Hidup turun langsung ke lapangan untuk memastikan kondisi di wilayah yang dilaporkan mengalami kebakaran.
Adi mengatakan, tim tersebut telah melakukan pengecekan dan pemerintah daerah masih menunggu hasil kajian dari kementerian.
“Kita menunggu laporan hasil kajian dari mereka. Memang ada beberapa lokasi yang terbakar,” ujarnya.
Selain melakukan pengecekan dari sisi Indonesia, Adi juga mengaku telah berkomunikasi dengan pihak kepolisian Sarawak untuk memastikan informasi mengenai asap yang masuk ke wilayah Malaysia.
Menurut informasi yang diterimanya, asap memang terlihat mengarah ke wilayah Sarawak. Namun, kebakaran tidak hanya terjadi di wilayah Indonesia.
“Polisi Sarawak mengatakan asap memang mengarah ke tempat mereka. Namun, kebakaran itu tidak hanya dari tempat kita. Dari tempat mereka juga ada yang terbakar di arealnya,” jelas Adi.
Ia menilai informasi mengenai kebakaran lintas batas perlu disampaikan secara berimbang. Sebab, faktor angin dapat membawa asap dari satu wilayah ke wilayah lainnya.
Pemerintah Kalbar, lanjut Adi, terus melakukan pencegahan dan pemadaman melalui koordinasi lintas instansi untuk mengurangi dampak karhutla.
