November 1, 2026

Terminal Kijing Catat Maiden Voyage, Ekspor Langsung Kalbar Kini Makin Kompetitif

IMG-20260629-WA0006

Terminal Kijing Menjadi Tonggak Baru Ekonomi Kalbar ke Pasar Dunia

KILASKALBAR – Terminal Kijing kembali menorehkan tonggak penting dalam pengembangan sektor logistik dan perdagangan internasional dengan melepas ekspor perdana (maiden voyage) menggunakan kapal milik PT Pulau Laut Line, menandai dimulainya layanan ekspor langsung dari Kalimantan Barat menuju pasar Internasional.

 

Pelayaran perdana ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat konektivitas logistik, memangkas biaya distribusi, serta meningkatkan daya saing komoditas unggulan Kalimantan Barat di pasar global.

 

Pada maiden voyage tersebut, sejumlah eksportir dari kawasan Pelabuhan Kijing dan Tayan mengirimkan berbagai komoditas unggulan. Dari Pelabuhan Kijing, PT Borneo Alumina Indonesia mengekspor 12 kontainer 20 feet berisi Alumina Hydroxide menuju Pasir Gudang, Malaysia. PT Unicoco Industries Indonesia turut mengirimkan dua kontainer produk olahan kelapa (Dedicated Coconut) ke tujuan yang sama, sementara PT Ferrindo mengekspor 10 kontainer kelapa bulat menuju Yangpu, Tiongkok.

 

Sementara itu, dari kawasan Tayan, PT Indonesia Chemical Alumina mengirimkan sebanyak 180 kontainer berukuran 20 feet dengan tujuan Korea Selatan, Jepang, dan Taiwan.

 

General Manager Pelindo Regional 2 Pontianak, Kalbar Yanto, mengatakan pelayaran perdana ini merupakan momentum penting dalam meningkatkan pelayanan logistik sekaligus membuka akses ekspor yang lebih efisien bagi para pelaku usaha di Kalimantan Barat.

 

Menurutnya, kehadiran layanan ekspor langsung melalui Terminal Kijing memberikan banyak keuntungan bagi eksportir. Selain menekan biaya logistik karena lokasi pelabuhan lebih dekat dengan kawasan industri dan gudang, layanan ini juga mempercepat waktu pengiriman barang ke negara tujuan.

 

“Dengan adanya layanan ini, eksportir tidak lagi bergantung pada pelabuhan di luar Kalimantan Barat. Biaya angkutan darat menjadi lebih efisien, sementara waktu pengiriman juga lebih singkat. Untuk rute Pasir Gudang tersedia layanan direct call, sedangkan komoditas tujuan Tiongkok dapat lebih cepat melalui proses transshipment di Pasir Gudang,” ujarnya usai melepas secara perdana pengiriman peti kemas di Dermaga Terminal Kijing, senin (29/06/2026).

 

Ia menegaskan, Pelindo akan terus meningkatkan kualitas layanan kepelabuhanan sekaligus memperkuat kolaborasi dengan perusahaan pelayaran dan para pelaku usaha agar Terminal Kijing semakin berkembang sebagai gerbang ekspor utama Kalimantan Barat.

 

“Pelayaran perdana ini diharapkan menjadi awal meningkatnya aktivitas ekspor melalui Terminal Kijing. Kami ingin terminal ini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, meningkatkan daya saing produk unggulan Kalimantan Barat di pasar global, serta mendukung terwujudnya sistem logistik nasional yang lebih efisien dan kompetitif,” tambahnya.

 

Sementara itu, Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Pontianak, Capt. Dian Wahdiana, mengatakan bahwa dimulainya layanan peti kemas melengkapi fungsi Terminal Kijing yang kini telah mampu melayani berbagai jenis kegiatan kepelabuhanan, mulai dari curah kering, curah cair, multipurpose, hingga peti kemas.

 

“Ini menjadi langkah awal bagi kita semua. Ke depan, optimalisasi Terminal Kijing harus terus didukung melalui sinergi seluruh pihak, termasuk para pengguna jasa, dengan tetap memperhatikan mitigasi risiko operasional dan tata kelola pelabuhan agar pelayanan dapat berjalan semakin baik,” katanya.

 

Selain itu, Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, mengapresiasi PT Pelindo atas mulai beroperasinya Terminal Kijing melalui ekspor perdana peti kemas. Menurutnya, kehadiran aktivitas ekspor menggunakan kontainer menjadi tonggak penting karena menandai berfungsinya pelabuhan sebagai pusat logistik dan perdagangan internasional yang selama ini dinantikan masyarakat.

 

Ia berharap Terminal Kijing dapat menjadi sentra ekspor-impor Kalimantan Barat sekaligus meningkatkan daya saing daerah.

 

Ria Norsan juga menekankan pentingnya dukungan seluruh pihak terhadap pengembangan Terminal Kijing. Ia meminta pengelola pelabuhan dan perusahaan yang beroperasi untuk memprioritaskan tenaga kerja lokal, khususnya masyarakat Kecamatan Sungai Kunyit dan Kabupaten Mempawah, agar manfaat pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat. Selain itu, Pemerintah Provinsi Kalbar berkomitmen menciptakan iklim investasi yang kondusif dengan mempercepat proses perizinan serta mendorong masuknya investor baru.

 

Pada ekspor perdana ini, Terminal Kijing memberangkatkan 180 kontainer berisi aluminium, kelapa, dan minyak kelapa mentah dengan total nilai ekspor mencapai sekitar Rp21,4 miliar. Untuk mendukung operasional pelabuhan ke depan, Gubernur mengungkapkan pemerintah terus mendorong percepatan pembangunan akses jalan, termasuk rencana jalan tol Pontianak–Kijing, melalui dukungan pemerintah pusat dan penjajakan kerja sama dengan investor.

 

“Kita bersyukur Terminal Kijing akhirnya mulai beroperasi dengan ekspor peti kemas. Ini menjadi momentum penting agar pelabuhan ini benar-benar menjadi pusat ekspor dan impor Kalimantan Barat.” Lanjutnya.

 

Dirinya meminta perusahaan yang beroperasi di sini mengutamakan tenaga kerja masyarakat sekitar. Tujuan pembangunan ini bukan hanya untuk kepentingan bisnis, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

 

“Pemerintah Provinsi Kalbar akan terus mempercepat kemudahan investasi dan mendorong pembangunan akses jalan menuju Terminal Kijing agar aktivitas logistik semakin lancar dan daya saing ekspor Kalimantan Barat terus meningkat.” Terang Ria Norsan.

 

Dengan dimulainya layanan ekspor langsung ini, Terminal Kijing diharapkan semakin berperan sebagai simpul logistik internasional di Kalimantan Barat. Kehadiran layanan peti kemas tidak hanya mempercepat arus ekspor, tetapi juga menjadi fondasi penting dalam meningkatkan daya saing industri, memperluas akses pasar global, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *