November 1, 2026

Pria di Bengkayang Tewas Diserang dengan Sajam Seusai Salat Subuh, Pria 31 Tahun Ditangkap Polisi

IMG-20260602-WA0002

Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara di lokasi kejadian

KILASKALBAR – Seorang pria di Bengkayang, Kalimantan Barat menjadi korban penyerangan dengan menggunakan senjata tajam di Masjid At Taqwa, Jalan Trio Panca, Dusun Sungai Soga, Desa Karimunting, Kecamatan Sungai Raya Kepulauan, Kabupaten Bengkayang, Selasa pagi, (2/06/2026). 

 

Korban yang diketahui bernama CA seorang lansia yang tewas setelah menderita luka serius akibat sabetan benda tajam jenis samurai usai korban melaksanakan sholat subuh di masjid tersebut.

 

Penikaman terjadi di bagian depan atau halaman masjid, tepatnya di sekitar pintu masuk. Akibat luka yang dideritanya, CA meninggal dunia di lokasi kejadian.

 

Usai kejadian, polisi bergerak cepat dengan mengamankan seorang pria berinsial IAB (31) tahun yang diduga terlibat dalam kasus pembunuhan tersebut.

 

Kapolsek Sungai Raya Kepulauan, Ipda Achmad Al Ghazali, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia menyebut pelaku berhasil diamankan tidak lama setelah kejadian berlangsung.

 

“Setelah menerima laporan dari masyarakat, anggota kami langsung bergerak ke lokasi dan pelaku berhasil diamankan untuk proses hukum lebih lanjut,” ujar Achmad saat dikonfirmasi, pada selasa (2/6/2026).

 

Menurutnya, penyidik saat ini masih mendalami motif di balik dugaan pembunuhan tersebut. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan untuk membantu mengungkap kronologi dan latar belakang peristiwa.

 

“Informasi awal yang kami peroleh mengarah pada persoalan tersinggung dan sakit hati. Namun, kami belum dapat menyimpulkan motif pasti karena proses penyidikan masih berlangsung,” katanya.

 

Korban yang diketahui merupakan warga setempat telah dievakuasi untuk keperluan pemeriksaan lebih lanjut. Sementara itu, terduga pelaku kini berada dalam pengamanan polisi guna menjalani pemeriksaan intensif.

 

Kapolsek mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan spekulasi ataupun informasi yang belum terverifikasi terkait kasus tersebut.

 

“Saat ini fokus kami adalah mengumpulkan alat bukti dan memeriksa para saksi. Perkembangan kasus akan kami sampaikan setelah proses penyelidikan dan penyidikan berjalan,” tegasnya.

 

Hingga berita ini diturunkan, polisi masih melakukan pendalaman guna memastikan motif dan rangkaian peristiwa yang menyebabkan korban meninggal dunia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *