November 4, 2026

Plt Kadisdikbud Harap Guru Pulang Bawa Inovasi Pembelajaran Usai Porsenijar Kalbar 2026

97744325-ec51-4e46-a257-4778fd745e70

KILASKALBAR – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Provinsi Kalimantan Barat, Syarif Faisal, berharap Pekan Olahraga, Seni, dan Inovasi Pembelajaran Guru (Porsenijar) PGRI Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2026 menjadi wadah bagi para guru untuk mengembangkan kreativitas, berbagi pengalaman, dan melahirkan inovasi pembelajaran.

Kegiatan yang digelar di Kota Singkawang pada 2–6 November 2026 tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga dan seni, tetapi juga momentum bagi para guru untuk saling bertukar pengetahuan serta pengalaman dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah.

Syarif Faisal mengatakan, Porsenijar diharapkan dapat memberikan ruang bagi para guru untuk menyegarkan pikiran, menjaga kesehatan fisik dan psikologis, serta membangun semangat baru dalam menjalankan tugas sebagai pendidik.

“Harapannya, guru-guru kita sehat, bisa berkesenian dengan gembira, dan mengeluarkan inovasi-inovasi pembelajaran,” ujarnya.

Menurutnya, keberhasilan Porsenijar tidak semata-mata diukur dari siapa yang meraih kemenangan dalam perlombaan. Lebih dari itu, kegiatan ini diharapkan menjadi kesempatan bagi para guru untuk saling belajar dan membawa pulang pengalaman berharga yang dapat diterapkan di lingkungan sekolah masing-masing.

Ia berharap, para guru dapat memperoleh inspirasi berupa metode pembelajaran terbaik dan semangat baru setelah mengikuti kegiatan tersebut.

“Jadi, bukan sekadar ajang mencari kemenangan atau berkompetisi, tetapi juga saling bertukar kemampuan dan inovasi pembelajaran dari daerah masing-masing,” katanya.

Syarif Faisal menambahkan, pengalaman dan inovasi yang dibagikan selama kegiatan diharapkan dapat diterapkan dalam proses belajar mengajar di kelas. Dengan demikian, pembelajaran menjadi lebih hidup, bermakna, dan mampu mendorong peningkatan kualitas pendidikan di Kalimantan Barat.

Ia menegaskan, kesehatan fisik dan psikologis merupakan hal penting bagi para guru dalam menjalankan tanggung jawabnya. Karena itu, Porsenijar juga menjadi momentum bagi tenaga pendidik untuk berkumpul, bergembira, berkompetisi secara sehat, serta berbagi pengalaman selama bertugas.

Melalui kegiatan tersebut, ia berharap para guru kembali ke sekolah dengan motivasi yang lebih kuat, kreativitas yang berkembang, dan berbagai gagasan baru untuk menciptakan pembelajaran yang lebih berkualitas bagi peserta didik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *