April 29, 2026

Pemprov Kalbar dan Polda Kalbar Tanam Jagung Serentak di Singkawang, Perkuat Ketahanan Pangan

1cwuuprc

KILASKALBAR – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat (Pemprov Kalbar) bersama Kepolisian Daerah Kalbar melaksanakan penanaman jagung serentak di Kota Singkawang, Rabu (8/10/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari program nasional penanaman jagung kuartal IV sekaligus wujud sinergi lintas sektor dalam menjaga ketahanan pangan daerah.

Penanaman jagung tersebut dihadiri langsung oleh Gubernur Kalbar Ria Norsan dan Kapolda Kalbar Irjen Pol Pipit Rismanto. Kegiatan ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi menjadi langkah strategis untuk mendorong produktivitas pertanian, khususnya komoditas jagung yang kini menjadi salah satu unggulan Kalimantan Barat.

Gubernur Kalbar Ria Norsan menyampaikan bahwa pemerintah daerah berkomitmen menjaga keberlanjutan produksi pangan lokal guna mendukung ketahanan pangan nasional.

“Kami sangat mendukung kegiatan tanam perdana dan panen jagung ini. Program ini juga sejalan dengan Asta Cita Presiden dalam memperkuat ketahanan pangan nasional,” ujar Norsan.

Ia mengungkapkan, hingga saat ini total produksi jagung di Kalbar telah mencapai sekitar 111.000 ton. Pemerintah Provinsi Kalbar akan terus mendorong peningkatan produksi melalui pembinaan petani, penyediaan sarana produksi, serta perluasan lahan tanam.

Sementara itu, Kapolda Kalbar Irjen Pol Pipit Rismanto menegaskan bahwa keterlibatan Polri dalam program ini merupakan bentuk dukungan nyata terhadap pembangunan sektor pertanian dan kesejahteraan masyarakat.

“Kami mengapresiasi kolaborasi yang terjalin antara pemerintah daerah, TNI/Polri, dan masyarakat. Pembukaan lahan baru oleh Pemerintah Kota Singkawang menjadi langkah positif dalam meningkatkan produksi jagung,” katanya.

Kapolda juga mengingatkan pentingnya penggunaan benih unggul dan perawatan tanaman yang optimal agar hasil panen dapat maksimal dan berkelanjutan.

Melalui kolaborasi lintas sektor ini, Kalimantan Barat diharapkan mampu meningkatkan kontribusinya sebagai salah satu daerah penyangga komoditas jagung nasional serta memperkuat ketahanan pangan Indonesia secara berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *