Maret 5, 2026

Disdikbud Kalbar Dorong Generasi Muda Kuasai Ekonomi Syariah Lewat OESN 2025

WhatsApp Image 2025-02-03 at 16.39.24

Kadisdikbud Kalba, Rita Hastarita

KILASKALBAR – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) terus memperluas kerja sama strategis dalam mencetak generasi muda unggul di bidang ekonomi. Salah satu langkah nyata dilakukan melalui dukungan aktif terhadap ajang Olimpiade Ekonomi Syariah Nasional (OESN) 2025, yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia.

Kepala Disdikbud Kalbar, Rita Hastarita, menyebut bahwa dukungan tersebut bukan sekadar ajakan partisipasi, melainkan bagian dari roadmap penguatan sumber daya manusia Kalbar di sektor ekonomi syariah, yang kini berkembang pesat dan menjadi pilar penting ekonomi nasional.

“Ajang seperti OESN bukan sekadar kompetisi. Ini adalah pintu masuk untuk membangun fondasi SDM unggul, melek literasi keuangan, dan mampu bersaing di masa depan yang semakin kompleks,” tegas Rita dalam pernyataannya, Kamis (19/6/2025).

Pemerintah Daerah dan BI Bersinergi Kembangkan Literasi Ekonomi

Komitmen Disdikbud Kalbar menjadi bagian dari sinergi nasional antara pemerintah daerah dan Bank Indonesia dalam mengarusutamakan pendidikan ekonomi syariah di jenjang menengah.

Dalam OESN, pelajar tidak hanya diuji dalam pemahaman prinsip-prinsip ekonomi Islam, tetapi juga kemampuan berpikir kritis terhadap isu-isu ekonomi dan keuangan kontemporer.

Rita menilai sinergi ini sebagai investasi jangka panjang dalam mencetak pemimpin ekonomi masa depan yang tak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki nilai moral dan etika.

“Ekonomi syariah bicara tentang keadilan, keberlanjutan, dan integritas. Karakter ini perlu ditanamkan sejak SMA. OESN adalah langkah konkret ke arah sana,” ujarnya.

Pendampingan dan Pembinaan Jadi Komitmen Kalbar

Tidak berhenti pada ajakan partisipasi, Disdikbud Kalbar juga akan menyediakan pendampingan dan pembinaan awal bagi sekolah serta siswa yang akan mengikuti OESN 2025.

Koordinasi dengan kepala sekolah di seluruh kabupaten/kota sedang dilakukan untuk memastikan peserta potensial mendapatkan pembekalan dan akses materi ekonomi syariah yang memadai.

“Kami ingin siswa Kalbar tidak hanya ikut, tapi juga mampu bersaing. Kita akan bantu dengan pelatihan awal dan referensi pembelajaran,” jelas Rita.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *