Maret 5, 2026

Disdikbud Kalbar Dorong Akses Pendidikan Menengah di Tanjung Raya 1

WhatsApp-Image-2025-08-12-at-23.57.50-1024x789

KILASKALBAR – Keterbatasan akses pendidikan menengah di Tanjung Raya 1, Kota Pontianak, menjadi perhatian serius Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud Kalbar) melakukan berbagai upaya agar siswa tetap dapat mengenyam pendidikan dengan layak.

Kepala Disdikbud Kalbar, Rita Hastarita, menjelaskan saat ini para siswa diarahkan ke sekolah terdekat di Tanjung Raya 2, yang memiliki SMA dan SMK Terpadu. Namun, daya tampung di sekolah-sekolah tersebut masih terbatas.

“Untuk jenjang SMA dan SMK, kita arahkan ke sekolah di Tanjung Raya 2. Tapi memang kapasitasnya masih terbatas,” ujar Rita, Rabu (16/7/2025).

Solusi Jangka Pendek: Penambahan Rombongan Belajar

Disdikbud Kalbar berencana menambah rombongan belajar (rombel) di SMA Negeri 6 sebagai langkah jangka pendek. Pembangunan sekolah baru di Tanjung Raya 1 belum dapat direalisasikan karena belum tersedianya lahan milik pemerintah provinsi.

“Kami masih berkoordinasi dengan Pemkot Pontianak untuk mencari solusi bersama,” jelas Rita.

Sekolah Swasta sebagai Alternatif

Dalam kondisi keterbatasan fasilitas negeri, keberadaan sekolah swasta menjadi pilihan penting. Disdikbud mendorong siswa yang belum tertampung di sekolah negeri untuk melanjutkan pendidikan di sekolah swasta yang mendapatkan dukungan subsidi dari Pemprov Kalbar.

“Subsidi ini diberikan agar biaya pendidikan tidak membebani masyarakat, sesuai kebijakan Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur,” ujar Rita.

Kebijakan ini diharapkan menjamin kelanjutan pendidikan anak-anak di Tanjung Raya 1, sambil menunggu solusi pembangunan infrastruktur baru di masa mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *