Bahaya Layangan Mengancam, Angkasa Pura Tingkatkan Edukasi Keselamatan Penerbangan
PT Angkasa Pura Gelar Sosialisasi Bahaya Layangan
KILASKALBAR – PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Internasional Supadio menggelar kegiatan Sosialisasi Bahaya Layang-layang di Wilayah KKOP Bandara Internasional Supadio yang digelar pada kamis (18/06/2206).
Sosialisasi ini dilakukan menyusul adanya laporan aktivitas bermain layangan yang mengancam keselamatan penerbangan di area wilayah Kawasan Keselamatan Penerbangan (KKOP).
Kegiatan Sosialisasi ini merupakan wujud kepedulian sosial melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) PT. Angkasa Pura Indonesia Bandara Supadio. Dalam pelaksanaannya, pihak bandara menjalin kolaborasi strategis dengan Satpol PP Provinsi Kalimantan Barat dan Satpol PP Kabupaten Kubu Raya, Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Barat dan Dinas Sosial Kabupaten Kubu Raya, dan dihadiri juga Kepala Desa Limbung, Kepala Desa Arang Limbung, Kepala Desa Kuala Dua, Kepala Desa Teluk Kapuas, dan Kepala Desa Rasau, Perwakilan Kepala Sekolah SD dan SMP di sekitar wilayah bandara, Maskapai dan Instansi Stakeholder Bandara Internasional Supadio.
Sosialisasi dan Sinergi ini bertujuan untuk memberikan edukasi berkelanjutan bagi masyarakat sekitar Bandara agar lebih memahami pentingnya menjaga ruang udara tetap bersih dari gangguan yang membahayakan penerbangan.
Selama periode Januari hingga Mei 2026, tercatat sebanyak 5 (lima) laporan terkait adanya aktivitas bermain layang-layang di wilayah KKOP Bandara Supadio. Laporan tersebut bersumber dari Pilot Pesawat yang ditujukan kepada pihak Air Traffic Control (ATC) yang kemudian diteruskan kepada pihak Bandara.
”Bermain layang-layang di ruang udara sekitar bandara dapat menimbulkan risiko fatal yang mengancam nyawa ratusan penumpang pesawat di udara. Melalui program CSR ini, kami ingin merangkul masyarakat agar lebih peduli bahwa keselamatan penerbangan adalah tanggung jawab kolektif yang memerlukan sinergisitas dari Pemerintah, seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat di sekitar Bandara Internasional Supadio,” ujar General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Internasional Supadio, Maya Damayanti.
Bandara Internasional Supadio terus berupaya melakukan langkah-langkah preventif, mulai dari Sosialisasi melalui Media Digital dan pemasangan spanduk, hingga pelaksanaan razia edukatif di lapangan bersama Aparat terkait.
”Mari bersama-sama kita jaga keselamatan penerbangan di Bandara Supadio. Menjaga keselamatan penerbangan berarti kita sedang melindungi diri, keluarga, kerabat, dan orang lain yang sedang melakukan perjalanan menggunakan pesawat udara,” tambahnya.
PT Angkasa Pura Indonesia menghimbau masyarakat untuk mendukung penuh upaya ini demi terciptanya ruang udara yang aman dan selamat (zero accident).
