April 17, 2026

Antrean BBM hingga Dini Hari, Kapolresta Pontianak Kota Pastikan Distribusi Dipercepat

IMG-20260320-WA0003

Forkopimda Kota Pontianak Meninjau Antrean di SPBU A. Yani Pontianak ( Foto : Dika Febriawan )

KILASKALBAR – Antrean panjang kendaraan terjadi di SPBU Ayani Pontianak. Warga harus menunggu hingga 2–3 jam untuk mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) di tengah tingginya permintaan.

Kapolresta Pontianak Kota, Endang Tri Purwanto, yang turun langsung memantau situasi, menyampaikan bahwa antrean tidak hanya terjadi di satu titik, tetapi juga di sejumlah SPBU lain di Kota Pontianak.

“Antrean malam ini di beberapa SPBU juga terpantau oleh kami. Ada yang bahkan sampai tutup. Untuk yang di Ayani ini, rata-rata masyarakat mengantri antara dua sampai tiga jam,” ujarnya saat diwawancarai usai meninjau SPBU A. Yani Pontianak pada Jumat (20/02/2026) dini hari.

Ia menegaskan pihaknya bersama unsur Forkopimda terus memastikan distribusi berjalan lancar serta mencegah adanya praktik kecurangan.

“Kita terus memastikan jangan ada oknum-oknum yang bermain. Sebelum kami datang bersama Bapak Wali Kota dan Bapak Dandim, nosel yang dioperasionalkan hanya satu atau dua, karena menggunakan sistem aplikasi dari Pertamina pusat,” jelasnya.

Namun, setelah dilakukan koordinasi di lapangan, kebijakan pun disesuaikan untuk mempercepat layanan kepada masyarakat.

“Berkat koordinasi Forkopimda, akhirnya dilakukan diskresi dengan sistem manual, sehingga empat nosel bisa dioperasikan bersama. Mudah-mudahan antrean bisa lebih cepat terurai,” tambahnya.

Terkait antisipasi lonjakan antrean pada pagi hari, Endang menyebut pihak pengelola SPBU telah menambah pasokan BBM sejak tengah malam.

“Tadi dari manajer menyampaikan bahwa untuk tangki pengisian Pertalite maupun Pertamax sudah didorong lagi sekitar 8.000 liter pada pukul 00.00. Mudah-mudahan sekitar pukul 01.00 sudah masuk lagi untuk persiapan besok pagi,” ungkapnya.

Pihak kepolisian bersama Forkopimda akan terus melakukan pemantauan guna memastikan distribusi BBM tetap aman, lancar, dan merata bagi masyarakat. (dk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *