8 Korban Jatuhnya Helikopter PK-CFX Tiba di Pontianak, Proses Identifikasi Dimulai
8 Korban Jatuhnya Helikopter PK-CFX tiba di Rumah Sakit Anton Sudjarwo Pontianak
KILASKALBAR – Delapan korban kecelakaan helikopter PK-CFX akhirnya tiba di Pontianak dan langsung dibawa ke Rumah Sakit Anton Sudjarwo Polda Kalimantan Barat untuk menjalani proses identifikasi, Jumat (17/04/2026).
Setibanya di Pontianak, seluruh jenazah yang berada dalam delapan kantong jenazah segera dievakuasi ke rumah sakit guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut oleh tim forensik. Selain itu, petugas juga menerima dua kantong tambahan yang berisi bagian atau barang yang ditemukan di lokasi jatuhnya helikopter.
Kepala Rumah Sakit Anton Sudjarwo Polda Kalbar, Kombes Pol. J. Ginting, menyampaikan bahwa seluruh kantong jenazah dan barang temuan akan melalui proses identifikasi secara menyeluruh. Proses ini melibatkan pencocokan data ante mortem dan post mortem untuk memastikan identitas para korban.
“Selain delapan kantong jenazah, terdapat dua kantong yang berisi part atau barang dari lokasi kejadian. Semua akan kami identifikasi secara detail untuk membantu proses pencocokan,” ujarnya.
Di sisi lain, pihak kepolisian telah mendirikan posko ante mortem di rumah sakit guna memfasilitasi keluarga korban. Posko ini bertujuan untuk mengumpulkan data dari pihak keluarga, seperti rekam medis, ciri-ciri fisik, hingga barang pribadi yang dapat membantu proses identifikasi.
Sejumlah keluarga korban terlihat sudah berada di rumah sakit sejak pagi hari, menunggu kedatangan jenazah dengan harapan proses identifikasi dapat segera diselesaikan. Suasana haru pun menyelimuti area rumah sakit saat petugas mulai menurunkan kantong jenazah dari ambulans.
Polda Kalimantan Barat memastikan bahwa proses identifikasi akan dilakukan secara profesional dan hati-hati, mengingat pentingnya keakuratan dalam memastikan identitas korban sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.
Hingga saat ini, proses identifikasi masih terus berlangsung. Pihak berwenang mengimbau keluarga untuk tetap tenang dan mengikuti prosedur yang telah ditetapkan demi kelancaran proses tersebut.
