November 1, 2026

Air PDAM Asin, Dewan Minta Pemkot Untuk Riset Berkelanjutan Agar Produksi Air Murah dan Layak

IMG-20260909-WA0001

Anggota DPRD Kota Pontianak, Bebby Nailufa

KILASKALBAR – Wakil Ketua DPRD Kota Pontianak, Bebby Nailufa, mengatakan persoalan air bersih yang terasa asin bukan merupakan kejadian baru. Kondisi tersebut terus berulang hampir setiap tahun ketika musim kemarau tiba. Karena itu, diperlukan langkah jangka panjang agar masyarakat tetap mendapatkan pasokan air bersih yang layak dan tidak terganggu oleh perubahan kondisi sumber air baku.

 

Menurut Bebby, Perumda Air Minum Tirta Khatulistiwa Kota Pontianak untuk terus melakukan inovasi dalam mengatasi persoalan air bersih yang terasa asin, terutama saat musim kemarau.

 

“Kita mendorong PDAM Tirta Khatulistiwa untuk melakukan inovasi bagaimana produksi air bersih ini bisa tetap tawar, meskipun kondisi air baku pada musim kemarau mengalami perubahan,” ujar Bebby, Rabu (9/9/2026).

 

Ia menilai, upaya tersebut perlu didukung dengan penelitian dan riset yang dilakukan secara berkelanjutan. Riset tidak harus menggunakan biaya yang besar, namun harus mampu menghasilkan teknologi atau metode yang efektif dan dapat diterapkan dalam proses produksi air bersih.

 

“Harus ada riset. Bagaimana caranya dengan biaya yang tidak terlalu besar, tetapi air yang diproduksi tetap tawar dan bisa memenuhi kebutuhan masyarakat,” katanya.

 

Dia menegaskan, penelitian mengenai produksi air bersih yang tidak asin penting dilakukan karena persoalan tersebut selalu berulang, khususnya pada musim kemarau. Dengan adanya riset, PDAM diharapkan tidak hanya melakukan penanganan ketika persoalan muncul, tetapi juga memiliki solusi permanen untuk menghadapi kondisi serupa pada tahun-tahun berikutnya.

 

Ia berharap PDAM Tirta Khatulistiwa dapat menggandeng perguruan tinggi, para peneliti maupun pihak lain yang memiliki kompetensi di bidang pengolahan air. Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk menemukan metode pengolahan air yang efektif, efisien dan sesuai dengan kondisi Kota Pontianak.

 

Bebby juga menilai ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus menjadi perhatian bersama. Pemerintah daerah dan PDAM perlu terus berupaya memastikan pelayanan air bersih tetap berjalan, termasuk ketika terjadi musim kemarau panjang.

 

“Air bersih ini kebutuhan dasar masyarakat. Karena itu, inovasi dan penelitian harus terus dilakukan supaya ke depan persoalan air asin ini bisa diminimalisasi dan masyarakat tetap mendapatkan air bersih yang layak,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *