Oktober 31, 2026

Siap Hadapi Batingsor, Ria Norsan Bakal Pimpin Rakor

IMG_0887
KILASKALBAR – Di tengah penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang mulai menunjukkan penurunan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Barat (Kalbar) mulai menyiapkan langkah antisipasi menghadapi ancaman banjir, tanah longsor, dan angin puting beliung (batingsor).
Langkah tersebut akan dibahas dalam rapat koordinasi (rakor) bersama seluruh pemerintah kabupaten/kota se-Kalbar yang dijadwalkan berlangsung Selasa (6/10/2026) yang rencananya dipimpin langsung Gubernur Kalbar, Ria Norsan.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalbar, Ridwan mengatakan, rakor tersebut digelar menindaklanjuti informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Yakni terkait dengan potensi peningkatan curah hujan di Kalbar.
“Besok kebetulan kami akan ada rapat koordinasi dengan seluruh kabupaten/kota yang dipimpin langsung Pak Gubernur,” kata Ridwan, Senin (5/10/2026).
Menurutnya, seluruh bupati dan wali kota se-Kalbar serta BPBD kabupaten/kota akan dilibatkan. Langkah ini untuk membangun kesiapsiagaan lebih awal menghadapi potensi bencana hidrometeorologi.
Ridwan menyebut BMKG telah merilis informasi bahwa mulai pertengahan Oktober Kalbar akan menghadapi curah hujan yang cukup tinggi. Kondisi tersebut diperkirakan berlanjut hingga memasuki puncak musim hujan pada Desember.
“Bisa jadi terjadi banjir, tanah longsor, ataupun puting beliungnya. Itu akan kami antisipasi bersama,” ujarnya.
Meski mulai bersiap menghadapi musim hujan, Pemprov Kalbar memastikan penanganan karhutla juga tetap berjalan. Ridwan menegaskan upaya pemadaman, dan penanganan tidak akan dikendurkan hingga kondisi benar-benar aman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *