November 1, 2026

17 Negara Siap Berlaga di Polytron Pontianak International Challenge 2026, Ajang Pembuktian Persaingan Bulutangkis Internasional

IMG-20260824-WA0001

Polytron Pontianak Internasional Challenge 2026 siap sigelar di Gor Terpadu

KILASKALBAR – Kota Pontianak, Kalimantan Barat, dipilih menjadi tuan rumah ajang bulutangkis internasional Polytron Pontianak International Challenge 2026. Turnamen yang masuk dalam kalender resmi Badminton World Federation (BWF) kategori International Challenge ini akan berlangsung pada 25–30 Agustus 2026 di GOR Terpadu Ahmad Yani, Pontianak.

 

Kejuaraan ini merupakan kolaborasi Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) dan Pengprov PBSI Kalimantan Barat, dengan dukungan Polytron sebagai sponsor utama. Turnamen menyediakan total hadiah sebesar 20 ribu dolar Amerika Serikat.

 

Ketua Panitia Pelaksana Polytron Pontianak International Challenge 2026, Yuni Kartika, mengatakan penyelenggaraan turnamen internasional di Pontianak menjadi wujud kolaborasi sekaligus komitmen menghadirkan kompetisi berkualitas di daerah.

 

“Kami merasa bangga dan bersyukur Indonesia dipercaya menjadi tuan rumah kejuaraan bulutangkis internasional yang masuk dalam kalender BWF. Kejuaraan ini tidak hanya menjadi panggung bagi para atlet untuk berkompetisi, mengembangkan kemampuan, dan mengumpulkan poin peringkat dunia, tetapi juga kami harapkan dapat menjadi bagian dari perjalanan lahirnya talenta-talenta baru yang kelak mampu bersinar di panggung bulutangkis dunia,” ujar Yuni.

 

Menurutnya, turnamen tersebut juga diharapkan memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya dalam mendorong perkembangan olahraga, pariwisata, dan perekonomian daerah sekaligus memperkenalkan Kota Pontianak kepada dunia.

 

Persaingan Polytron Pontianak International Challenge 2026 dipastikan berlangsung kompetitif dengan kehadiran atlet dari 17 negara.

 

Selain Indonesia sebagai tuan rumah, peserta berasal dari Chinese Taipei, India, Malaysia, Thailand, Australia, Brunei Darussalam, Korea, Selandia Baru, Inggris, Jepang, Slovakia, Singapura, Kanada, Amerika Serikat, Prancis, dan Portugal.

 

Indonesia menjadi negara dengan jumlah entri terbanyak, disusul India, Chinese Taipei, Malaysia, Thailand, dan Singapura.

 

Ketua Pengprov PBSI Kalimantan Barat, Joko Sularso, S.H., menyebut turnamen ini menjadi momentum penting bagi Kalimantan Barat untuk menunjukkan kapasitas sebagai tuan rumah kejuaraan olahraga bertaraf internasional.

 

“Penyelenggaraan Polytron Pontianak International Challenge 2026 dan Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026 menjadi momentum penting bagi Kalimantan Barat untuk menunjukkan kapasitasnya sebagai tuan rumah kejuaraan bulutangkis bertaraf internasional,” kata Joko.

 

Ia menambahkan, kehadiran atlet, pelatih, ofisial, dan tamu dari berbagai negara menjadi kesempatan untuk memperkenalkan Pontianak dan Kalimantan Barat kepada dunia.

 

Persaingan semakin menarik dengan tampilnya sejumlah wakil Indonesia yang akan memanfaatkan turnamen untuk menambah pengalaman sekaligus mengumpulkan poin ranking BWF.

 

Di sektor tunggal putra, Indonesia menurunkan Richie Duta Richardo, Bismo Raya Oktora, Dendi Triansyah, Christian Adinata, dan Chico Aura Dwi Wardoyo.

 

Sementara di tunggal putri, Indonesia diwakili Chiara Marvella Handoyo dan Dalila Aghnia Puteri.

 

Pada sektor ganda putra, Indonesia diperkuat pasangan Muhammad Rian Ardianto/Daniel Edgar Marvino, Dexter Farrell/Anselmus Breagit Fredy Prasetya, serta Pulung Ramadhan/Wahyu Agung Prasetyo.

 

Untuk ganda putri, terdapat Siti Sarah Azzahra/Velisha Christina, Ester Nurumi Tri Wardoyo/Lanny Tria Mayasari, serta Halifia Usni Pratiwi/Selsi Josika.

 

Sedangkan di sektor ganda campuran, Indonesia menurunkan Bimo Prasetyo/Arlya Nabila Thesya Munggaran, M. Nawaf Khoiriyansyah/Nahya Muhyifa, serta Verrell Yustin Mulia/Bernadine Anindiya Wardana.

 

Kehadiran para wakil Indonesia diharapkan menjadi daya tarik bagi masyarakat Pontianak untuk memberikan dukungan langsung kepada para atlet tuan rumah.

 

Bagi PP PBSI, penyelenggaraan turnamen internasional di Pontianak merupakan bagian dari upaya memperluas kompetisi berkualitas ke berbagai daerah. Kehadiran pemain dari berbagai negara juga diharapkan memberikan atmosfer pertandingan internasional sekaligus menjadi inspirasi bagi atlet-atlet muda Kalimantan Barat.

 

Dukungan Polytron sebagai sponsor utama menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan turnamen ini. Keterlibatan perusahaan tersebut merupakan bentuk komitmen untuk terus berkontribusi dalam memajukan olahraga nasional, khususnya bulutangkis yang menjadi salah satu cabang olahraga kebanggaan Indonesia.

 

Public Relations Manager Polytron, Kenny Meigar, menegaskan dukungan terhadap turnamen tersebut merupakan bagian dari komitmen Polytron untuk mendukung perkembangan olahraga nasional.

 

“Dukungan kami terhadap Polytron Pontianak International Challenge 2026 merupakan bagian dari komitmen kami untuk terus berkontribusi dalam memajukan olahraga nasional, khususnya bulutangkis yang telah menjadi salah satu sumber kebanggaan Indonesia di panggung dunia,” ujar Kenny.

 

Ia berharap kehadiran Polytron dapat memberikan dukungan positif bagi para atlet sekaligus memperkuat semangat untuk terus berprestasi dan menciptakan kebanggaan bagi Indonesia.

 

Masyarakat Pontianak dan sekitarnya juga dapat menyaksikan langsung pertandingan dengan harga tiket yang terjangkau.

 

Tiket Polytron Pontianak International Challenge 2026 dibanderol Rp20.000 untuk seluruh babak, mulai dari babak awal hingga final. Setiap pembelian tiket juga mendapatkan voucher makanan dan minuman senilai Rp10.000.

 

Tiket dapat dibeli melalui tiket.com maupun secara langsung di Tiket Box GOR Terpadu Ahmad Yani yang dibuka dua jam sebelum pertandingan dimulai.

 

Penyelenggara berharap harga tiket yang ekonomis dapat meningkatkan antusiasme masyarakat untuk memenuhi tribun GOR Terpadu Ahmad Yani dan menciptakan atmosfer pertandingan yang meriah.

 

Bagi pecinta bulutangkis yang tidak dapat hadir langsung di arena, pertandingan juga dapat disaksikan melalui siaran langsung iNews TV. Babak semifinal dijadwalkan tayang pada Sabtu, 29 Agustus 2026, sedangkan babak final pada Minggu, 30 Agustus 2026, mulai pukul 13.00 WIB.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *