November 1, 2026

Koni Kalbar : Porprov Akan Digelar November Mendatang, 8 Cabor Baru Siap Dihelat

IMG-20260618-WA0000

KILASKALBAR – Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalimantan Barat 2026 menetapkan sejumlah keputusan strategis sebagai pedoman pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalbar yang akan digelar akhir tahun ini.

Ketua Umum KONI Kalimantan Barat, Daud Yordan, mengatakan hasil Rakerprov yang berlangsung dari pagi hingga sore hari menghasilkan sejumlah keputusan penting yang akan menjadi acuan bagi seluruh pengurus provinsi cabang olahraga dalam mempersiapkan atlet menghadapi Porprov.

“Dari hasil Rakerprov hari ini, kami memutuskan beberapa hal penting yang tentu akan digunakan pada saat menjalankan Pekan Olahraga Provinsi nanti,” ujarnya usai Rakerprov, di Pendopo Gubernur, Rabu (17/6/2026).

Menurut Daud, salah satu keputusan yang disepakati adalah penerimaan delapan cabang olahraga baru untuk bergabung dalam kepengurusan KONI Kalbar.

Selain itu, forum juga membahas jadwal pelaksanaan Porprov, aturan mutasi atlet, serta sejumlah ketentuan teknis lainnya.

“Kami menerima delapan cabang olahraga untuk bergabung di dalam kepengurusan KONI. Kemudian ada juga penjadwalan Porprov, aturan mutasi atlet, dan beberapa hal lain yang menjadi acuan bagi pengprov dalam mempersiapkan atletnya,” tambahnya.

Dalam Rakerprov tersebut, peserta juga menyepakati jadwal pelaksanaan Porprov Kalbar 2026. Ajang olahraga terbesar di Kalimantan Barat itu akan berlangsung pada 7 hingga 14 November 2026.

“Pekan Olahraga Provinsi tadi sudah ditetapkan pada tanggal 7 sampai 14 November. Itu merupakan hasil kesepakatan seluruh pengprov yang hadir dalam Rakerprov,” jelasnya.

Terkait persiapan pelaksanaan, Daud mengatakan KONI Kalbar terus berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dan berbagai pihak terkait untuk memastikan seluruh kebutuhan penyelenggaraan dapat dipenuhi tepat waktu.

“Saat ini kami mulai melakukan berbagai persiapan. Bersama pemerintah provinsi dan satgas terkait, KONI terus berkoordinasi agar pelaksanaan Porprov berjalan lancar,” katanya.

Daud juga mengungkapkan tidak seluruh pertandingan akan dipusatkan di Kota Pontianak. Beberapa cabang olahraga kemungkinan akan digelar di daerah lain sesuai kebutuhan dan ketersediaan venue.

“Kalau ada cabang olahraga yang memang fasilitasnya berada di daerah tertentu, tentu akan diselenggarakan di sana. Misalnya arung jeram yang lebih memungkinkan digelar di Kabupaten Sekadau,” pungkasnya.

Sementara itu, dalam sidang pleno Rakerprov, peserta juga mengesahkan pembagian cabang olahraga ke dalam tiga kategori. Kategori pertama terdiri dari 12 cabang olahraga prioritas yang merupakan cabang Olimpiade dan penyumbang medali potensial.

Kemudian kategori kedua berisi 37 cabang olahraga potensial penyumbang medali menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028. Sedangkan kategori ketiga terdiri dari lima cabang olahraga yang telah terdaftar dan diakui sebagai anggota resmi KONI Kalimantan Barat.

Rakerprov juga menetapkan bahwa seluruh cabang olahraga pada kategori satu hingga kategori tiga dapat dipertandingkan sebagai cabang resmi maupun ekshibisi dalam Porprov 2026.

Namun pelaksanaannya tetap menyesuaikan ketersediaan anggaran serta adanya kesepakatan antara KONI Provinsi, KONI kabupaten/kota, dan pihak tuan rumah.

Keputusan yang telah disahkan dalam Rakerprov tersebut akan menjadi pedoman resmi bagi seluruh jajaran KONI dan pengurus cabang olahraga di Kalimantan Barat dalam mempersiapkan pelaksanaan Porprov 2026.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *