November 1, 2026

Boneka Unta Jadi Oleh-Oleh Favorit, Jemaah Haji Asal Sambas Bawa Belasan Suvenir untuk Keluarga

IMG-20260617-WA0006

Boneka Unta Jadi Oleh Oleh Favorit Jemaah Haji

KILASKALBAR – Kedatangan jemaah haji di Asrama Haji Pontianak tak hanya disambut haru oleh keluarga, tetapi juga diwarnai cerita menarik mengenai oleh-oleh khas yang dibawa dari Tanah Suci. Salah satunya datang dari Khusnul Khatimah (43), jemaah haji asal Sambas yang membawa belasan boneka unta untuk dibagikan kepada anak dan cucunya.

 

Dengan senyum bahagia usai menunaikan ibadah haji, Khusnul mengaku sengaja membeli berbagai suvenir khas Arab Saudi sebagai buah tangan untuk keluarga yang telah menantinya di kampung halaman.

 

“Ini buat anak-anak. Anak yang sudah besar juga pada minta,” ujarnya sambil menunjukkan boneka-boneka unta yang dibawanya.

 

Khusnul mengatakan membawa sedikitnya 12 boneka unta kecil, delapan boneka unta ukuran lebih besar, serta satu boneka domba yang dibeli langsung di Arab Saudi. Oleh-oleh tersebut akan dibagikan kepada anak, cucu, dan kerabat dekat.

 

Menurutnya, membawa pulang boneka-boneka tersebut bukan perkara mudah. Ia harus berjuang mengatur barang bawaan agar seluruh oleh-oleh dapat dibawa pulang dengan selamat hingga ke Indonesia.

 

“Penuh perjuangan membawa unta-unta ini di bandara,” katanya sambil tertawa.

 

Selain berburu oleh-oleh, Khusnul mengaku bersyukur karena seluruh rangkaian ibadah hajinya berjalan lancar. Selama berada di Tanah Suci, ia mengikuti berbagai kegiatan ibadah bersama rombongan dan merasa terbantu dengan pelayanan petugas haji.

 

“Alhamdulillah lancar. Makan lancar, minuman juga lancar. Petugas haji di sana baik-baik dan bertanggung jawab,” ungkapnya.

 

Saat ditanya mengenai doa-doa yang dipanjatkan selama berhaji, Khusnul mengaku lebih banyak mengikuti imam dan pembimbing ibadah karena tidak memahami seluruh bacaan doa secara rinci.

 

“Kita makmum saja, mengikuti imam. Yang penting berusaha menjalankan ibadah dengan baik,” tuturnya.

 

Perjalanan Khusnul menuju Tanah Suci juga tidak singkat. Ia mengungkapkan telah menunggu selama 12 tahun sejak mendaftar haji. Awalnya, ia terdaftar di Lampung sebelum akhirnya melakukan mutasi keberangkatan ke Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat.

 

Penantian panjang tersebut akhirnya terbayar lunas setelah berhasil menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah haji dan kembali ke tanah air dengan selamat.

 

Kini, selain membawa kenangan spiritual yang mendalam dari Tanah Suci, Khusnul juga membawa kebahagiaan bagi keluarga melalui belasan boneka unta dan suvenir khas Arab Saudi yang akan dibagikan kepada orang-orang tercinta.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *