April 17, 2026

Pemprov Kalbar Siap Mendukung Ekonomi Hijau Dalam Menjaga Kelestarian Hutan

IMG-20260331-WA0000

Gubernur Kalbar mengikuti webinar dalam mendukung ekonomi hijau ( Foto : Humas Pemprov )

KILASKALBAR – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menerima audiensi Ketua Umum Dewan Kehutanan Nasional (DKN) Bambang Hendroyono, beserta jajaran di Ruang Kerja Gubernur Kalbar, Senin (30/3/2026).

Audiensi ini membahas persiapan webinar nasional bertema “Kebijakan Kepemimpinan Melalui Kolaborasi Multi Pihak Terkait Ekonomi Hijau Berkelanjutan Dalam Pencapaian Indonesia FOLU Net Sink 2030” yang akan mengangkat studi kasus Provinsi Kalimantan Barat.

Ketua Umum DKN Bambang Hendroyono menyampaikan bahwa webinar tersebut merupakan respons atas komitmen Indonesia dalam menurunkan emisi gas rumah kaca dari sektor kehutanan dan penggunaan lahan, di mana Kalimantan Barat memiliki peran strategis sebagai salah satu provinsi dengan kawasan hutan tropis yang luas.

“Webinar ini akan membahas penyelarasan rencana pembangunan daerah dengan target Indonesia FOLU Net Sink 2030 serta mengangkat berbagai studi kasus pengelolaan lahan berkelanjutan di Kalimantan Barat,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan ini juga menjadi wadah kolaborasi multipihak yang melibatkan pemerintah, sektor swasta, akademisi, praktisi lapangan, hingga masyarakat adat guna menghasilkan kebijakan kepemimpinan yang berbasis pada kondisi nyata di lapangan.

“Kalimantan Barat memiliki potensi besar sekaligus tantangan kompleks. Melalui webinar ini, kami ingin memastikan kebijakan yang dihasilkan berbasis kolaborasi nyata dan memberikan solusi konkret,” tambahnya.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Ria Norsan menyambut baik rencana webinar tersebut dan menyatakan kesiapan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat untuk mendukung penyediaan data serta narasumber guna memperkaya diskusi.

Gubernur menegaskan bahwa target Indonesia FOLU Net Sink 2030 tidak dapat dicapai oleh pemerintah saja, melainkan membutuhkan sinergi seluruh pihak.

“Kebijakan kepemimpinan ke depan harus dibangun melalui kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, akademisi, dan masyarakat. Dengan kebersamaan, kita bisa mendorong ekonomi hijau sekaligus menjaga kelestarian lingkungan,” pungkasnya.

Gubernur berharap webinar ini menjadi pemantik semangat bagi seluruh daerah untuk melakukan aksi nyata dalam mitigasi perubahan iklim dan mendukung pencapaian target nasional FOLU Net Sink 2030. (dk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *