November 2, 2026

Pemprov Kalbar Perkuat Pendidikan dan Kesehatan untuk Tingkatkan IPM

IMG-20260515-WA0040-2048x1593

KILASKALBAR – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat terus melakukan langkah strategis guna meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) melalui penguatan sektor pendidikan dan kesehatan. Fokus utama saat ini diarahkan pada peningkatan rata-rata lama sekolah serta pemenuhan gizi siswa, pada 4 Mei 2026.

Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menegaskan komitmennya untuk mengejar target IPM Kalbar hingga mencapai angka 75. Salah satu upaya konkret yang diluncurkan yakni program pendidikan kesetaraan Paket C bagi masyarakat usia produktif yang belum menyelesaikan pendidikan jenjang SMA.

“Langkah ini penting untuk meningkatkan kualitas SDM kita. Kita melibatkan SMKN 1 Ketapang dan menggandeng sektor swasta, terutama perusahaan yang memiliki banyak tenaga kerja di wilayah tersebut,” ujar Norsan.

Saat ini, IPM Kalbar berada di angka 72,09, sementara Kabupaten Ketapang berada di angka 71.

Senada dengan gubernur, Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalbar, Syarif Faisal Indahmawan Alkadri, menyampaikan bahwa pihaknya tengah melakukan pendataan dan perbaikan terhadap infrastruktur sekolah yang kondisinya memprihatinkan.

Selain infrastruktur fisik, aspek kesehatan siswa juga menjadi perhatian melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Program tersebut diharapkan dapat berjalan sesuai standar yang ditetapkan, termasuk dalam penyediaan fasilitas dapur sekolah yang layak.

“Kami memastikan Program Makan Bergizi Gratis berjalan sesuai standar, termasuk kelengkapan fasilitas dapurnya demi menjamin keamanan pangan bagi para siswa,” pungkasnya.

Langkah kolaboratif melalui pendidikan kesetaraan, perbaikan sarana pendidikan, dan pemenuhan gizi siswa diharapkan menjadi motor penggerak utama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta mendorong kenaikan IPM Kalimantan Barat secara berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *