Mei 1, 2026

Mahasiswa Dorong Peran Pemuda dalam Ekonomi Kreatif, Pemprov Kalbar Siap Dukung

WhatsApp-Image-2025-10-22-at-17.43.52-1024x684

KILASKALBAR – Perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Se-Indonesia Wilayah Kalimantan Barat mendorong Pemerintah Provinsi Kalbar untuk melibatkan generasi muda secara lebih aktif dalam pembangunan daerah, khususnya pada sektor ekonomi kreatif dan digital.

Aspirasi tersebut disampaikan dalam audiensi yang digelar di Ruang Arwana, Kantor Gubernur Kalbar, Jumat (17/10/2025). Mahasiswa menilai potensi pemuda Kalbar sangat besar, namun belum sepenuhnya diberdayakan secara optimal untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

“Kami berharap pemerintah lebih serius melibatkan pemuda dalam pengembangan ekonomi kreatif dan digital. Potensi generasi muda harus diberdayakan agar dapat berkontribusi langsung terhadap kemajuan Kalimantan Barat,” ujar salah satu perwakilan mahasiswa.

Mahasiswa menegaskan bahwa pelibatan pemuda bukan sekadar janji politik, melainkan kebutuhan strategis di tengah dinamika ekonomi global yang semakin mengarah pada digitalisasi dan inovasi.

Menanggapi aspirasi tersebut, Sekretaris Daerah Provinsi Kalbar, Harisson, menyampaikan apresiasi atas masukan yang disampaikan mahasiswa. Ia menegaskan bahwa Pemprov Kalbar terbuka dan siap mendukung peran aktif generasi muda dalam berbagai sektor pembangunan.

“Pemerintah Provinsi Kalbar sangat menghargai gagasan dan semangat pemuda. Kami berkomitmen untuk terus mendorong ruang partisipasi generasi muda, termasuk di sektor ekonomi kreatif dan digital,” ujar Harisson.

Dalam kesempatan tersebut, Harisson juga menjelaskan sejumlah kebijakan strategis yang tengah berjalan, termasuk terkait Dana Bagi Hasil (DBH) Sawit yang mengalami penurunan akibat kebijakan nasional.

“Penurunan DBH Sawit merupakan dampak dari kebijakan pemerintah pusat yang mengalihkan sebagian anggaran untuk mendukung program prioritas nasional,” jelasnya.

Audiensi ini menjadi ruang dialog konstruktif antara pemerintah daerah dan mahasiswa. Perwakilan mahasiswa berharap aspirasi yang disampaikan tidak hanya menjadi catatan, tetapi ditindaklanjuti melalui langkah konkret, khususnya dalam pemberdayaan pemuda dan pembangunan daerah.

“Kami berharap aspirasi ini tidak berhenti pada diskusi semata, tetapi diwujudkan dalam kebijakan dan program nyata yang berpihak pada pemuda Kalbar,” tutup Syaiful.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *