Ledakan Tabung Gas LPG 3 Kg di Rumah Makan Dapok Ngah Sho, 7 Orang Alami Luka Bakar
Ledakan tabung gas elpiji di Rumah Makan, 7 Orang Menjadi Korban Ledakan ( Foto : Humas Polsek Kota )
KILASKALBAR – Ledakan tabung gas LPG 3 kilogram terjadi di Rumah Makan Dapok Ngah Sho yang berlokasi di Jalan Ampera, tepat di sebelah Pasar Sore Ampera, Kecamatan Pontianak Kota, Sabtu malam (4/4/2026). Akibat insiden ini tujuh orang mengalami luka bakar dan saat ini menjalani perawatan di rumah sakit.
Kapolsek Pontianak Kota AKP Deni Gumilar membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, ledakan diduga berasal dari tabung gas LPG 3 kilogram yang mengalami kebocoran.
“Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, sebelum kejadian sempat tercium bau gas bocor dari dalam rumah makan. Tabung kemudian dipindahkan ke bagian belakang oleh pemilik rumah makan, namun tiba-tiba meledak,” ujarnya dalam keterangannya pada Minggu (5/4/2026).
Ia menjelaskan, ledakan tersebut tidak hanya menyebabkan para korban mengalami luka bakar, tetapi juga merusak bangunan rumah makan.
“Akibat ledakan, dinding bagian belakang rumah makan mengalami kerusakan cukup parah hingga berlubang,” tambahnya.
Adapun korban dalam peristiwa ini terdiri dari pemilik rumah makan dan enam orang karyawan. Pemilik rumah makan, DD (35), mengalami luka bakar hampir di seluruh tubuh dan saat ini dirawat di RS Kharitas.
Sementara enam korban yang merupakan karyawan rumah makan tersebut, yakni MT , OL, JR , RS , SV, dan ML, juga mengalami luka bakar di beberapa bagian tubuh seperti wajah, tangan, kaki, bahu, dan punggung. Para korban saat ini mendapatkan penanganan medis di RS Bhayangkara dan RS Kharitas.
Kapolsek menyebut pihaknya langsung turun ke lokasi setelah menerima laporan masyarakat.
“Piket Pawas bersama personel Polsek Pontianak Kota langsung mendatangi tempat kejadian perkara dan memasang garis polisi untuk mengamankan area,” jelasnya.
Selain melakukan olah tempat kejadian perkara dan pengumpulan bahan keterangan, polisi juga terus memantau kondisi para korban di rumah sakit.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam penggunaan tabung gas LPG serta segera melaporkan apabila mencium bau gas bocor guna menghindari kejadian serupa.
“Saat ini kami juga melakukan pengamanan di lokasi karena ada potensi bangunan roboh akibat kerusakan yang cukup parah,” tutupnya.
