Kalbar Jadi Provinsi Pertama di Luar Jawa Terapkan Program Internet Gratis Sekolah
KILASKALBAR — Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat terus memperluas akses internet berkecepatan tinggi guna mendukung transformasi pendidikan digital di daerah. Program internet gratis hingga 100 Mbps kini mulai diterapkan di sejumlah sekolah, sebagai langkah menghadirkan fasilitas pembelajaran yang lebih modern dan merata.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalbar, Syarif Faisal Indahmawan Alkadri, menjelaskan bahwa program ini merupakan inisiatif Presiden Prabowo Subianto, yang terinspirasi dari kebijakan Tiongkok dalam membuka akses internet luas hingga wilayah terpencil.
“Pak Presiden belajar dari pengalaman Tiongkok, di mana akses internet dibuka luas sampai ke daerah sehingga mendorong kemajuan ekonomi. Program ini awalnya dipasang di Jawa, lalu rencananya ke Bali. Namun Pak Gubernur melobi agar Kalbar bisa lebih dulu menerima program ini, dan kita siap menampung,” jelas Faisal usai menghadiri HUT ke-72 SMAN 1 Pontianak, Senin (14/9/2025).
Faisal menegaskan bahwa kehadiran internet cepat dan gratis merupakan kebutuhan dasar dalam sistem pendidikan modern. Dengan koneksi stabil, guru dan siswa dapat mengakses sumber belajar digital, berinovasi melalui platform daring, serta memperluas kolaborasi dengan sekolah lain di berbagai daerah.
Program ini sejalan dengan upaya peningkatan kualitas pendidikan dan pemerataan akses teknologi di Kalimantan Barat. Selain memperkaya metode belajar, kehadiran internet gratis juga diharapkan mampu membuka peluang lebih luas bagi generasi muda Kalbar untuk beradaptasi dengan kemajuan teknologi global.
