Ini Pesan Gubernur Kalbar Ria Norsan Saat Kunjungi Siswa di SMK N 1 Sukadana
Gubernur Kalbar memberikan pesan kepada siswa/i dalam kunjungannya ke SMK N 1 Sukadana ( Foto : Dika Febriawan )
KILASKALBAR – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menyampaikan pesan kepada para siswa SMK Negeri 1 Sukadana agar selalu mematuhi guru dan menghormati orang tua. Pesan tersebut disampaikan saat melakukan pemantauan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah tersebut pada Jumat, 10 April 2026.
Dalam kunjungannya, Gubernur menegaskan bahwa guru di lingkungan sekolah merupakan sosok orang tua bagi para siswa selama proses belajar mengajar berlangsung. Karena itu, setiap siswa diminta untuk menghormati, mendengarkan, dan menaati arahan guru.
“Guru itu adalah orang tua kalian di sekolah. Apa yang disampaikan guru harus dipatuhi demi masa depan dan kebaikan kalian sendiri,” ujar Ria Norsan di hadapan para siswa.
Selain itu, Gubernur juga memberikan instruksi tegas kepada pihak sekolah agar tidak ragu mengambil tindakan disiplin terhadap siswa yang berperilaku tidak sopan, terutama jika berani melawan orang tua.
“Saya instruksikan kepada pihak sekolah, jangan segan untuk mengeluarkan siswa jika melawan orang tua. Anak harus diajarkan adab, sopan santun, dan menghormati orang tua serta guru,” tegasnya.
Menurutnya, pendidikan tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga pembentukan karakter, moral, dan etika siswa dalam kehidupan sehari-hari.
Kunjungan tersebut juga dirangkaikan dengan pemantauan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tengah dijalankan di sekolah. Program ini bertujuan untuk meningkatkan asupan gizi siswa agar mendukung kesehatan dan konsentrasi belajar.
Ria Norsan berharap melalui program tersebut, para siswa tidak hanya mendapatkan manfaat dari sisi kesehatan, tetapi juga semakin termotivasi untuk belajar dan berprestasi.
Pihak sekolah menyambut baik arahan gubernur dan menyatakan komitmennya untuk terus membina kedisiplinan serta karakter siswa agar menjadi generasi yang berakhlak dan berdaya saing.
