Oktober 29, 2026

Hendak Numpang ke Toilet, Gubernur Kalbar Ria Norsan Temukan Rumah Anak Yatim Piatu Tak Layak Huni

2138CBE6-D4B4-4544-AEF0-CB0B4A21BCBC
KILASKALBAR – Kunjungan Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, ke Desa Karimunting, Kecamatan Sungai Raya Kepulauan, Kabupaten Bengkayang, berujung pada pertemuan tak terduga dengan seorang anak yatim piatu yang tinggal di rumah dengan kondisi tidak layak huni.
Peristiwa itu bermula ketika Ria Norsan bersama rombongan melakukan kunjungan untuk menghadiri Gema Membangun Desa (GMD) dan dalam perjalanan hendak menumpang ke toilet di sekitaran wilayah tersebut. Namun, karena salah jalan, rombongan justru tiba di rumah warga yang kemudian diketahui dihuni seorang anak bernama Endra.
Saat melihat kondisi rumah tersebut, Ria Norsan memutuskan untuk singgah dan memberikan bantuan kepada Endra.
“Enggak sengaja kita datang ke sini. Kebetulan tadi mau numpang kencing,” ujar Ria Norsan saat menceritakan awal kedatangannya ke rumah warga tersebut.
Dalam kesempatan itu, Ria Norsan berbincang dengan penghuni rumah untuk mengetahui kondisi keluarga dan aktivitas Endra. Dari percakapan tersebut, diketahui Endra masih menempuh pendidikan di tingkat sekolah menengah atas (SMA) dan telah ditinggalkan kedua orang tuanya.
Ria Norsan kemudian menyerahkan bantuan berupa kebutuhan pokok untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari Endra.
“Ada beras, ada gula, ada minyak goreng. Soalnya yang kita bawa hanya itu dulu,” katanya.
Ia menyampaikan, bantuan tersebut merupakan langkah awal untuk membantu Endra. Ria Norsan juga berencana mendiskusikan kondisi anak tersebut dengan pihak terkait agar dapat mengupayakan bantuan lanjutan.
“Nanti, insyaallah, saya diskusikan dengan Pak Nitya untuk bisa membantu yang lainnya,” ujarnya.
Kunjungan spontan tersebut menjadi kesempatan bagi pemerintah daerah untuk melihat langsung kondisi warga yang membutuhkan perhatian, terutama anak yatim piatu yang masih bersekolah dan menghadapi keterbatasan tempat tinggal.
Kondisi Endra diharapkan mendapat perhatian lebih lanjut, tidak hanya melalui bantuan kebutuhan pokok, tetapi juga kemungkinan dukungan untuk perbaikan tempat tinggal serta keberlanjutan pendidikannya.
Peristiwa ini sekaligus mengingatkan pentingnya perhatian terhadap warga yang membutuhkan bantuan, termasuk mereka yang mungkin belum tersentuh program bantuan secara langsung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *