April 19, 2026

Gubernur Kalbar Ria Norsan Luncurkan Program Internet Gratis untuk Sekolah

IMG-20250923-WA0009-2456047173

PONTIANAK, KILASKALBAR – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, secara resmi meluncurkan Program Internet Gratis untuk satuan pendidikan se-Kalimantan Barat. Kegiatan peluncuran berlangsung di SMAN 1 Pontianak, Selasa (23/9), pukul 10.00–12.00 WIB, dihadiri jajaran pemerintah daerah, mitra swasta, dan perwakilan sekolah.Program ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, PT Solusi Sinergi Digital Tbk, dan Huawei Indonesia, sebagai langkah strategis menghadirkan pemerataan akses digital, peningkatan kualitas pendidikan, serta kesejahteraan masyarakat.

Dalam sambutannya, Gubernur Ria Norsan menyampaikan apresiasi atas dukungan semua pihak yang berkomitmen terhadap transformasi digital di sektor pendidikan.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, saya mengucapkan terima kasih atas terselenggaranya acara ini. Kolaborasi ini adalah bukti nyata sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam mendukung transformasi digital,” ujarnya.

Tahap Awal: Sembilan Sekolah Terpasang Layanan

Pada tahap awal, layanan internet gratis dipasang di sembilan sekolah, terdiri dari empat sekolah di Kota Pontianak, empat di Kabupaten Mempawah, dan satu di Kabupaten Bengkayang.

Selain itu, dua unit smartboard digital juga diberikan kepada SMAN 1 Pontianak dan SMAN 1 Mempawah Hilir sebagai sarana pembelajaran interaktif berbasis teknologi.

Menuju Literasi Digital yang Merata

Ria Norsan menegaskan bahwa program internet gratis ini akan terus dikembangkan, tidak hanya untuk sekolah, tetapi juga untuk masyarakat luas melalui layanan internet murah dan terjangkau, agar literasi digital semakin merata hingga ke daerah-daerah pelosok.

“Sinergi antara Pemprov, pemerintah kabupaten/kota, dan seluruh pemangku kepentingan sangat penting. Dengan dukungan penuh, program ini bisa berjalan efektif dan merata di seluruh Kalimantan Barat,” tegasnya.

Ia berharap, inisiatif ini menjadi langkah nyata dalam mempercepat pembangunan digital dan peningkatan mutu pendidikan di Kalimantan Barat.

“Kami ingin masyarakat melihat ini bukan sekadar fasilitas teknologi, tapi energi positif untuk memperkuat pendidikan dan kesejahteraan bersama,” pungkas Norsan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *