April 17, 2026

Didorong Menjadi Tipe B, Ria Norsan Inginkan Peningkatan Layanan Kesehatan di RSUD Sanggau

IMG-20260225-WA0002

Gubernur Kalbar, Ria Norsan mengunjungi RSUD M.Th. Djaman Sanggau ( Foto : RN Media Center )

KILASKALBAR – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, mendukung peningkatan status RSUD M.Th. Djaman Sanggau dari tipe C menjadi tipe B ketika melakukan kunjungan langsung ke rumah sakit tersebut, Rabu (25/2/2026).

Dalam peninjauan tersebut, Ria Norsan menilai secara umum fasilitas dan layanan RSUD M.Th. Djaman Sanggau telah memenuhi standar rumah sakit tipe C. Namun, untuk naik kelas menjadi tipe B, masih terdapat sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi, terutama terkait kelengkapan alat kesehatan dan peningkatan kapasitas layanan.

“Untuk fasilitas di sini sudah alhamdulillah sesuai dengan tipenya, tipe C. Kalau untuk meningkatkan ke tipe B, alat-alatnya harus lebih memadai,” ujarnya.

Saat ini, rumah sakit tersebut telah didukung sekitar 30 dokter spesialis. Meski demikian, peningkatan status ke tipe B mensyaratkan kapasitas tempat tidur mencapai 300 hingga 400 unit, serta dukungan dokter spesialis yang lebih lengkap di berbagai bidang.

Menurut Ria Norsan, peningkatan status ini bukan sekadar perubahan klasifikasi, tetapi bagian dari upaya memperluas jangkauan dan mutu pelayanan kesehatan di wilayah timur Kalimantan Barat. Dengan menjadi rumah sakit tipe B, RSUD Sanggau diharapkan mampu menjadi rujukan regional bagi kabupaten sekitar.

“Kalau di Sanggau bisa ditingkatkan menjadi tipe B, tentu akan sangat membantu daerah Melawi dan sekitarnya,” tambahnya.

Ia menegaskan, Pemerintah Provinsi Kalbar berkomitmen mendorong pemerataan fasilitas kesehatan di seluruh kabupaten dan kota. Sebelumnya, Pemprov Kalbar juga telah menuntaskan pembangunan rumah sakit tipe C di Kabupaten Kubu Raya sebagai bagian dari penguatan layanan kesehatan daerah.

Selain itu, Ria Norsan mengungkapkan telah menyampaikan kepada Menteri Kesehatan terkait kebutuhan pembangunan tiga rumah sakit tambahan di Kalbar.

Rencana tersebut mencakup satu rumah sakit di wilayah pedalaman seperti Sanggau atau Sintang, satu di kawasan pesisir seperti Sambas atau Sungai Duri, serta satu lagi di wilayah Ketapang.

“Ini bagian dari upaya pemerataan layanan kesehatan agar masyarakat di pedalaman, pesisir, maupun wilayah selatan Kalbar bisa mendapatkan pelayanan yang maksimal,” pungkasnya. (dk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *