November 1, 2026

Subuh Keliling, Ria Norsan Perkuat Silaturahmi Melalui Pendekatan Keagamaan

IMG-20260804-WA0006

Ria Norsan Ingatkan Persatuan Umat Beragama

KILASKALBAR – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kalimantan Barat, Erlina Ria Norsan, melaksanakan Subuh Keliling di Masjid Agung Oesman Al-Khair, Kabupaten Kayong Utara, Minggu (2/8/2026). 

 

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dalam memperkuat silaturahmi dengan masyarakat melalui pendekatan keagamaan sekaligus mengajak umat untuk memakmurkan masjid.

 

Kegiatan yang berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh kebersamaan itu diawali dengan pelaksanaan sholat subuh berjamaah yang diikuti jajaran Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, Pemerintah Kabupaten Kayong Utara, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ratusan jamaah.

 

Usai mengikuti rangkaian ibadah, Gubernur Ria Norsan menegaskan bahwa Program Subuh Keliling bukan sekadar agenda rutin keagamaan, melainkan menjadi sarana mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus ruang untuk membangun komunikasi yang lebih dekat antara pemerintah dan masyarakat.

 

“Program Subuh Keliling ini merupakan wujud ikhtiar kita bersama untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, sekaligus mempererat tali silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat. Melalui kebersamaan di masjid seperti ini, kita bisa mendengar langsung masukan serta harapan dari warga Kayong Utara,” ujar Ria Norsan.

 

Menurutnya, masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat pembinaan umat, memperkuat persatuan, serta menumbuhkan nilai-nilai kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat.

 

“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk terus memakmurkan masjid, tidak hanya pada waktu-waktu tertentu, tetapi menjadikannya sebagai pusat pembinaan umat, pendidikan karakter, dan penguatan persaudaraan. Dari masjid, kita bangun kebersamaan dan semangat gotong royong untuk memajukan daerah,” katanya.

 

Gubernur bersama Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Barat juga mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat Kayong Utara yang terus menjaga tradisi memakmurkan masjid melalui pelaksanaan sholat berjamaah dan berbagai kegiatan keagamaan lainnya.

 

“Pemerintah harus hadir di tengah masyarakat, bukan hanya melalui program pembangunan, tetapi juga melalui kebersamaan dalam ibadah dan silaturahmi. Dengan komunikasi yang baik, kita dapat membangun kepercayaan, menyerap aspirasi, dan bersama-sama mewujudkan Kalimantan Barat yang lebih maju dan harmonis,” ungkapnya.

 

Ria Norsan menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya diukur dari kemajuan infrastruktur, tetapi juga harus diimbangi dengan pembangunan mental dan spiritual masyarakat.

 

“Saya berharap semangat seperti ini terus dipertahankan. Pembangunan fisik harus berjalan beriringan dengan pembangunan mental spiritual. Mari kita jadikan setiap langkah pembangunan sebagai bagian dari ibadah. Ketika pemerintah, ulama, dan masyarakat berjalan seiring, insyaallah segala ikhtiar yang kita lakukan akan membawa keberkahan bagi Kalimantan Barat yang semakin maju, religius, harmonis, dan sejahtera,” pungkasnya.

 

Program Subuh Keliling dalam rangka membangun kedekatan dengan masyarakat sekaligus memperkuat nilai-nilai religius sebagai fondasi pembangunan daerah. Kehadiran Gubernur bersama Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Barat diharapkan semakin mempererat sinergi antara pemerintah, ulama, dan seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan Kalimantan Barat yang adil, demokratis, religius, sejahtera, dan berwawasan lingkungan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *