November 1, 2026

Pemprov Kalbar Perkuat Sektor Pendidikan dan Kesehatan untuk Dongkrak IPM

WhatsApp-Image-2026-02-23-at-15.24.42-1-1024x1173

KILASKALBAR – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat terus memperkuat berbagai program di sektor pendidikan dan kesehatan sebagai strategi meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Peningkatan rata-rata lama sekolah serta pemenuhan gizi peserta didik menjadi fokus utama dalam upaya tersebut.

Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, mengatakan peningkatan kualitas sumber daya manusia merupakan faktor penting untuk mendorong kenaikan IPM Kalbar yang saat ini berada pada angka 72,09. Pemerintah menargetkan IPM Kalbar dapat mencapai angka 75 dalam beberapa tahun mendatang.

Salah satu langkah yang ditempuh adalah memperluas akses pendidikan melalui program kesetaraan Paket C bagi masyarakat usia produktif yang belum menyelesaikan pendidikan tingkat SMA.

“Langkah ini penting untuk meningkatkan kualitas SDM kita. Kita melibatkan SMKN 1 Ketapang dan menggandeng sektor swasta, terutama perusahaan yang memiliki banyak tenaga kerja di wilayah tersebut,” ujar Norsan.

Menurutnya, keterlibatan dunia usaha menjadi bagian penting dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan, terutama di daerah dengan jumlah pekerja yang besar. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan rata-rata lama sekolah yang menjadi salah satu indikator utama dalam penilaian IPM.

Di sisi lain, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalimantan Barat, Sy Faisal Indahmawan Alkadri, mengatakan pihaknya tengah melakukan pendataan sekaligus pembenahan sejumlah fasilitas pendidikan yang memerlukan perhatian.

Perbaikan sarana dan prasarana sekolah dinilai penting untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman, nyaman, dan kondusif sehingga mampu menunjang peningkatan mutu pendidikan di Kalimantan Barat.

Selain pendidikan, pemerintah daerah juga memberi perhatian pada peningkatan kualitas kesehatan peserta didik melalui pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Program tersebut diharapkan dapat mendukung tumbuh kembang siswa sekaligus meningkatkan konsentrasi dan kualitas pembelajaran di sekolah.

“Kami memastikan Program Makan Bergizi Gratis berjalan sesuai standar, termasuk kelengkapan fasilitas dapurnya demi menjamin keamanan pangan bagi para siswa,” kata Faisal.

Melalui penguatan program pendidikan kesetaraan, peningkatan kualitas infrastruktur sekolah, serta pemenuhan gizi peserta didik, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat optimistis kualitas sumber daya manusia akan terus meningkat. Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk mendorong kenaikan Indeks Pembangunan Manusia secara berkelanjutan dan memperkuat daya saing daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *