November 1, 2026

Sensus Ekonomi Kalbar Capai 17,19 Persen, BPS Hadapi Tantangan Akses dan Jaringan Internet

IMG-20260701-WA0010

Sensus Ekonomi

KILASKALBAR – Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Barat mencatat pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di provinsi tersebut telah mencapai 17,19 persen hingga Rabu (1/7/2026).

 

Kepala BPS Kalimantan Barat, Muh Saichudin, mengatakan capaian tersebut terus bertambah karena seluruh hasil pendataan petugas lapangan dapat dipantau secara real time melalui aplikasi yang terhubung langsung ke pusat.

 

“Untuk Kalbar sudah selesai sebesar 17,19 persen, itu kondisi tadi pagi. Sekarang mungkin sudah sekitar 18 persen, saya belum melihat kondisi terakhir,” ujarnya usai Press Release Statistik BPS Kalbar.

 

Menurutnya, setiap petugas sensus menggunakan aplikasi pada telepon genggam sehingga data langsung terkirim ke server BPS.

 

“Saya setiap habis salat Subuh selalu memantau perkembangan. Karena data langsung masuk ke pusat, setiap saat saya bisa melihat hasilnya,” katanya.

 

Namun pelaksanaan sensus masih menghadapi tantangan, terutama kondisi geografis Kalimantan Barat yang luas serta keterbatasan jaringan internet di sejumlah daerah.

 

Muh Saichudin mencontohkan masih terdapat wilayah di Kabupaten Bengkayang yang memiliki akses jalan tanah dan tidak memiliki sinyal pada siang hari.

 

“Petugas melakukan pendataan secara offline. Setelah mendapatkan sinyal yang baik, baru data dikirim ke server,” jelasnya.

 

Selain kendala teknis, petugas juga harus memberikan edukasi kepada sebagian masyarakat yang masih mempertanyakan tujuan pendataan.

 

Ia menegaskan Sensus Ekonomi yang dilaksanakan setiap sepuluh tahun sekali sangat penting sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan nasional maupun daerah selama satu dekade ke depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *