April 17, 2026

Kunjungi SMK N 1 Sukadana, Gubernur Kalbar Respon Keluhan Kepala Sekolah

IMG-20260410-WA0005

Kepala SMK N 1 Sukadana menyampaikan keluh kesah ke Gubernur Kalbar ( Foto : Dika Febriawan )

KILASKALBAR – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, merespons langsung sejumlah keluhan yang disampaikan Kepala SMK Negeri 1 Sukadana saat melakukan kunjungan kerja ke sekolah tersebut pada Jumat ( 10/04/2026 ).

Dalam dialog bersama pihak sekolah, kepala sekolah menyampaikan beberapa kebutuhan mendesak yang saat ini dihadapi, terutama terkait pembangunan asrama siswa, rumah guru, serta pagar sekolah.

Menurut kepala sekolah, kebutuhan tersebut menjadi prioritas utama mengingat banyak siswa dan tenaga pengajar yang berasal dari luar wilayah Sukadana.

“Yang pertama adalah asrama, Pak. Kedua, karena guru kita juga dari luar Sukadana,” ujar Kepala SMK N 1 Sukadana saat menyampaikan aspirasi kepada Gubernur.

Ia menjelaskan, banyak siswa yang berasal dari daerah luar seperti Sandai dan sejumlah wilayah kepulauan, sehingga keberadaan asrama menjadi kebutuhan yang sangat penting.

“Sekarang banyak siswanya dari luar, Pak. Ada dari Sandai dan dari pulau juga banyak,” katanya.

Selain asrama siswa, pihak sekolah juga mengusulkan pembangunan rumah dinas guru dan pagar sekolah untuk menunjang kenyamanan serta keamanan lingkungan pendidikan.

“Asrama, rumah guru, dan pagar, Pak. Untuk yang lain-lain, insya Allah sudah lengkap. Dari pendidikan sudah lengkap,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, kepala sekolah menegaskan bahwa kebutuhan yang paling mendesak saat ini adalah asrama siswa, terutama untuk mengantisipasi kondisi cuaca ekstrem yang sering menghambat mobilitas siswa dari daerah kepulauan.

“Yang mendesak asrama siswa, Pak. Karena nanti kalau musim angin kencang, mereka tidak bisa pulang ke pulau,” ungkapnya.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Ria Norsan menyimak langsung aspirasi yang disampaikan dan memberikan perhatian terhadap kebutuhan sarana pendidikan di SMK Negeri 1 Sukadana.

Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dalam memastikan fasilitas pendidikan di daerah terus mendapat perhatian, khususnya untuk mendukung akses belajar bagi siswa dari wilayah terpencil dan kepulauan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *