April 16, 2026

Tim SAR Masih Cek Laporan Warga Temuan Helikopter PK-CFX yang Hilang Kontak di Sekadau

IMG-20260416-WA0000

Ilustrasi helikopter

KILASKALBAR – Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sintang, Benyamin, menyatakan bahwa tim SAR saat ini masih melakukan pengecekan titik koordinat helikopter PK-CFX yang sebelumnya dilaporkan hilang kontak di wilayah Desa Tapang Tingang, Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau, kamis (16/04/2026).

Menurut Benyamin, helikopter tersebut diketahui sedang dalam penerbangan dari Melawi menuju Kabupaten Kubu Raya sebelum dilaporkan kehilangan kontak.

“Saat ini tim SAR masih melakukan pengecekan koordinat helikopter PK-CFX setelah sebelumnya dilaporkan hilang kontak di wilayah Kabupaten Sekadau, tepatnya di Desa Tapang Tingang, Kecamatan Nanga Taman,” ujar Benyamin saat dikonfirmasi melalui whatsapp, pada Kamis (16/4/2026).

Ia menjelaskan, informasi terbaru diperoleh dari laporan warga yang berada di sekitar lokasi. Warga disebut telah mengirimkan foto beserta titik koordinat yang menunjukkan keberadaan helikopter tersebut.

Berdasarkan informasi yang diterima, helikopter diduga telah melakukan pendaratan darurat di area perkebunan kelapa sawit di wilayah tersebut.

“Informasi sementara yang kami terima berasal dari warga. Mereka mengirimkan foto dan titik koordinat lokasi yang memperlihatkan helikopter berada di area perkebunan sawit. Dari foto tersebut diduga helikopter melakukan pendaratan darurat, untuk itu kami kirimkan tim ke sana,” jelasnya.

Meski demikian, Benyamin menegaskan bahwa pihaknya masih menunggu hasil pengecekan langsung dari tim SAR di lapangan untuk memastikan kondisi helikopter maupun seluruh penumpang dan kru.

“Kami masih menunggu laporan resmi dari tim yang sedang menuju lokasi untuk memastikan kondisi fisik heli dan keselamatan seluruh korban,” tambahnya.

Saat ini, tim gabungan dari unsur SAR, BPBD, kepolisian, dan aparat setempat masih bergerak menuju titik koordinat yang telah dilaporkan warga.

Pihak BPBD mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan menunggu informasi resmi dari petugas di lapangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *