Maret 5, 2026

Program Internet Gratis Sekolah di Kalbar Tanpa Bebani APBD

WhatsApp-Image-2025-10-23-at-19.23.58-1024x488

PONTIANAK — Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat memastikan program internet gratis untuk sekolah dilaksanakan tanpa membebani anggaran daerah (APBD). Layanan ini terselenggara berkat kerja sama dengan perusahaan swasta SURGE, yang memanfaatkan teknologi fiber optik berkecepatan tinggi.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalbar, Syarif Faisal Indahmawan Alkadri, menjelaskan bahwa proyek ini merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Melalui kemitraan ini, seluruh sekolah penerima memperoleh koneksi internet cepat tanpa biaya tambahan.

“Pemerintah daerah tidak mengeluarkan biaya sepeser pun. Bahkan ada tambahan fasilitas, seperti di SMAN 1 Pontianak yang dipasangi internet sekaligus mendapatkan smart board,” ujar Faisal.

Ia menambahkan, selain untuk sekolah, SURGE juga membuka akses internet murah bagi masyarakat sekitar, dengan tarif antara Rp100 ribu hingga Rp150 ribu per bulan. Langkah ini diharapkan dapat memperluas literasi digital dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Dengan dukungan teknologi fiber optik, jaringan internet di sekolah memiliki kapasitas stabil dan kecepatan tinggi, sehingga kegiatan pembelajaran daring, administrasi digital, hingga pelatihan guru dapat berjalan lancar tanpa kendala jaringan.

Program ini menjadi langkah nyata menuju pemerataan akses teknologi informasi di Kalimantan Barat. Selain meningkatkan mutu pendidikan, kehadiran internet cepat juga diharapkan mampu menjadi katalis pembangunan ekosistem digital di lingkungan sekolah dan masyarakat.

“Program internet gratis ini tidak hanya membantu sekolah, tapi juga membuka jalan bagi masyarakat luas untuk terkoneksi dengan dunia digital secara murah dan mudah,” tutup Faisal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *