Harga Kebutuhan Pokok Naik, Pertamina Jual Paket Sembako Seharga Rp. 30 Ribu di Pontianak
Pasar murah yang digelar pertamina ( Foto : Dika Febriawan )
KILASKALBAR – Kenaikan harga kebutuhan pokok yang terjadi belakangan ini mendorong berbagai pihak untuk turut membantu meringankan beban masyarakat. Salah satunya dilakukan oleh Pertamina melalui program pasar murah dengan menyediakan paket sembako senilai Rp30 ribu bagi warga di Aula Asrama Haji Pontianak, Kamis (23/04/2026).
Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan melalui Manager Integrated Terminal Pontianak, Tony Kurniawan, mengatakan bahwa pasar murah ini merupakan agenda rutin sebagai bentuk tanggung jawab sosial.
“Itu menjadi kewajiban bagi kita semua, itu salah satu wujud apa yang kita lakukan selama ini. Dan ini tidak hanya sekali dua kali, ini kita lakukan setiap tahun walaupun dalam bentuk yang berbeda,” ujarnya
Ia menegaskan bahwa pasar murah ini bukan sekadar respons terhadap situasi tertentu, melainkan sudah menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan perusahaan.
“Dan ini bukan semata-mata karena ada sesuatu, jadi memang sudah menjadi hal yang rutin bagi kami,” tambahnya.
Dalam kegiatan pasar murah ini, Pertamina menyediakan sekitar 1.000 paket sembako. Setiap paket berisi kebutuhan pokok seperti beras, gula, kecap, dan sarden, dengan nilai total diperkirakan 200 ribuan. Namun, masyarakat hanya perlu membayar 30 ribu untuk mendapatkannya.
“Ada beras, ada gula, kemudian ada kecap, sarden. Itu kurang lebih sekitar 200 ribuan, sedangkan mereka hanya membeli 30 ribu,” jelas Tony.
Lebih lanjut, hasil dari penjualan paket tersebut tidak diambil sebagai keuntungan, melainkan akan dikembalikan kepada masyarakat dalam bentuk program sosial lainnya.
“Dan itu pun nanti kita akan kembalikan ke masyarakat dalam bentuk perbaikan fasilitas umum maupun bentuk-bentuk lain yang bermanfaat,” katanya.
Tony juga menyebut bahwa program ini selaras dengan upaya pemerintah dalam mendorong pemerataan ekonomi dan pengentasan kemiskinan.
“Intinya kegiatan ini sejalan dengan program pemerintah untuk pemerataan pendapatan, pemerataan ekonomi, maupun pengurangan kemiskinan,” tuturnya.
Untuk wilayah Kalimantan Barat, kegiatan serupa tidak hanya dilakukan di Pontianak, tetapi juga di daerah lain seperti Sintang, menyesuaikan dengan unit operasi yang ada.
“Di setiap unit operasi, di setiap regional, kegiatan seperti ini pasti ada, hanya waktunya saja yang berbeda. Di Kalbar sendiri ada di Pontianak dan Sintang,” pungkasnya.
Sementara itu salah satu penerima manfaat, Jamila, mengaku terbantu dengan adanya bantuan paket sembako murah tersebut.
Sebagai ibu rumah tangga, Jamila yang merupakan warga Pontianak Utara ini menyampaikan rasa syukur atas program yang dinilai sangat meringankan beban ekonomi keluarga.
“Ya, banyak-banyak terima kasih, dibantu. Kita pun mengharapkan lah,” ujarnya singkat.
Ia pun berharap program pasar murah seperti ini dapat terus dilaksanakan secara rutin agar lebih banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya.
“Mudah-mudahan sering ada gitu,” harap Jamila.
Program ini menjadi salah satu upaya membantu masyarakat di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok, sekaligus memperkuat kepedulian sosial terhadap warga yang membutuhkan.
