Mei 1, 2026

Gubernur Ria Norsan Ajak ASN Perkuat Integritas dan Sinergi pada Peringatan HUT KORPRI dan HKN

dmldj9a7 (1)

KILASKALBAR — Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalbar untuk memperkuat integritas, loyalitas, dan sinergi dalam mewujudkan generasi sehat dan masa depan yang hebat. Ajakan tersebut disampaikan saat ia memimpin upacara gabungan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-54 Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) dan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 Tahun 2025 di Halaman Kantor Gubernur Kalbar, Senin (1/12/2025).

Upacara tersebut diikuti sekitar 1.000 peserta yang terdiri atas ASN, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta kepala perangkat daerah di lingkungan Pemprov Kalbar.

Dalam amanatnya, Ria Norsan menegaskan bahwa pelayanan publik dan sektor kesehatan merupakan fondasi utama dalam mewujudkan Kalimantan Barat yang maju dan berdaya saing. Mengusung tema HUT KORPRI “Bersatu, Berdaulat, Bersama Korpri Mewujudkan Indonesia Maju”, ia menekankan peran ASN sebagai agen transformasi pembangunan.

Menurutnya, ASN dituntut untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan menjunjung tinggi integritas, bersikap adaptif, serta responsif terhadap kebutuhan publik. Ia juga mengapresiasi peningkatan kualitas layanan publik dan digitalisasi birokrasi melalui penerapan e-Kinerja, namun mengingatkan bahwa ekspektasi masyarakat yang semakin tinggi menuntut ASN terus berbenah.

“Perkuat etos kerja, integritas, loyalitas, serta percepat transformasi digital dan inovasi di setiap unit kerja,” tegasnya.

Pada momentum peringatan HKN ke-61 dengan tema “Generasi Sehat, Masa Depan Hebat”, Gubernur menyoroti pentingnya investasi pada sektor kesehatan, khususnya bagi generasi muda, sebagai penopang kualitas sumber daya manusia. Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh tenaga kesehatan yang selama ini berada di garis depan pelayanan.

Ria Norsan juga menyampaikan sejumlah poin penting HKN tahun ini, antara lain penguatan fondasi kesehatan sejak dini, transformasi layanan kesehatan primer, revolusi mental hidup bersih dan sehat, serta penguatan sinergi lintas sektor.

Di akhir sambutannya, Gubernur menyinggung kondisi fiskal daerah yang tengah menghadapi pengurangan dana transfer ke daerah sebesar Rp522 miliar. Menyikapi hal tersebut, ia mengimbau seluruh ASN untuk bersikap bijak, berhemat, dan tetap menjaga kinerja pelayanan publik.

“Saya mengajak seluruh pihak menjadikan momentum ini untuk memperbarui semangat, bekerja dengan hati, melayani dengan kasih, dan mengabdi bagi negeri,” pungkasnya.

Rangkaian upacara ditutup dengan pemotongan nasi tumpeng oleh Gubernur Kalbar yang diserahkan kepada perwakilan kepala perangkat daerah sebagai simbol rasa syukur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *