April 17, 2026

Gubernur Kalbar Minta Pertamina Pasokan BBM di SPBU Ditingkatkan Untuk Cegah Antrian Panjang

IMG-20260321-WA0001

Forkopimda Kalbar bersama Pertamina Usai Melakukan Video Converense bersama Kapolri dalam menanggapi isu antrian BBM di Kalbar ( Foto : Dika Febriawan )

KILASKALBAR – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menegaskan pentingnya menjaga situasi tetap kondusif di tengah meningkatnya kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) menjelang Idul Fitri yang disampaikannya usai melaksanakan vicon bersama Kapolri dalam rangka operasi Ketupat 2026 di Pospam Masjid Raya Mujahidin Pontianak, Jumat (20/03/2026).

Ia meminta seluruh elemen masyarakat tetap tenang menyikapi kondisi di lapangan, termasuk terkait antrean di sejumlah SPBU.

“Pesan Kapolri jelas, kita harus menjaga situasi tetap kondusif,” tegasnya.

Ia mengakui, persoalan antrean BBM menjadi perhatian serius pemerintah daerah bersama Forkopimda se-Kalimantan Barat. Pembahasan terus dilakukan guna mencari solusi cepat agar distribusi kembali normal.

“Soal antrean ini terus kami bahas bersama Forkopimda se-Kalbar,” ujarnya.

Meski demikian, Norsan memastikan stok BBM dalam kondisi aman dan terkendali sebagaimana telah disampaikan pihak Pertamina.

“Saya minta masyarakat tidak panik. Stok terkendali dan insyaallah tersedia,” katanya.

Gubernur juga mengingatkan agar tidak ada pihak yang mencoba mengambil keuntungan pribadi dengan cara melanggar aturan, seperti melakukan penimbunan BBM.

“Jangan ada yang mengambil keuntungan pribadi yang mengorbankan masyarakat. Jangan ada yang menimbun dan sebagainya,” tegasnya.

Untuk mengurai antrean, Norsan mengaku telah berkoordinasi dengan Pertamina agar pasokan BBM ke SPBU ditingkatkan dalam waktu dekat.

“Insyaallah satu dua hari ini SPBU kita minta disuplai semuanya agar antrean bisa terurai,” pungkasnya. (dk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *