Mei 2, 2026

Penambahan Stok BBM di Sambas, Pertamina Ajak Masyarakat untuk Tidak Panic Buying

IMG-20260313-WA0012

Antrean Panjang di SPBU yang ada di Kabupaten Sambas ( Foto : Humas Pertamina )

KILASKALBAR – Menanggapi beredarnya antrean panjang di SPBU, PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan memastikan bahwa pasokan dan distribusi BBM di wilayah Kabupaten Sambas dalam kondisi aman serta mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, khususnya pada momentum Ramadan dan Idulfitri 1447 H.

Untuk mengantisipasi lonjakan permintaan dan antrean kendaraan di sejumlah SPBU di wilayah Kabupaten Sambas dalam beberapa waktu terakhir, Pertamina juga memastikan telah menambah penyaluran BBM ke masing-masing SPBU di wilayah tersebut.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Edi Mangun, menyampaikan bahwa Pertamina memahami kekhawatiran masyarakat terhadap kondisi yang terjadi di lapangan. Meski demikian, Pertamina memastikan bahwa ketersediaan BBM di wilayah Kalimantan Barat tetap terjaga.

“Kami memahami kekhawatiran masyarakat terkait isu ketersediaan BBM, namun demikian, kami pastikan bahwa pasokan BBM di wilayah Sambas dan Kalimantan Barat dalam kondisi aman dan distribusi terus berlangsung setiap hari untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, sehingga tidak perlu khawatir, dan dihimbau untuk membeli sesuai kebutuhan” ujarnya dalam keterangan pressnya pada Senin (16/03/2026).

Edi juga menjelaskan bahwa Pertamina Patra Niaga telah mengantisipasi potensi peningkatan konsumsi BBM selama momentum Ramadan dan Idulfitri dengan meningkatkan penyaluran BBM ke sejumlah SPBU.

“Sebagai langkah antisipasi lonjakan permintaan, Pertamina Patra Niaga telah meningkatkan pengiriman BBM ke sejumlah SPBU di wilayah Kalimantan Barat, termasuk Kabupaten Sambas, guna memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Sambas, Satono, menyampaikan bahwa ketersediaan BBM masih sesuai kuota dan distribusi berjalan normal. Pemerintah Kabupaten Sambas bersama Forkopinda akan terus melakukan pengawasan untuk memastikan distribusi BBM berjalan tertib dan dapat memberikan pelayanan kepada masyarakat tetap normal.

“Ketersediaan dan kuota BBM di 15 SPBU di Kabupaten Sambas aman dan terkendali,” ungkapnya

Berdasarkan data realisasi BBM Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, distribusi BBM di Kalimantan Barat selama Maret 2026 tercatat mengalami peningkatan dibandingkan hari normal. Penyaluran Biosolar mencapai 107%, Dexlite 127%, Pertalite 114%, dan Pertamax 134% dari rata-rata penyaluran harian pada kondisi normal.

Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan juga terus melakukan pemantauan secara intensif terhadap distribusi BBM di lapangan serta berkoordinasi dengan aparat penegak hukum untuk mencegah potensi penyimpangan distribusi. Lebih lanjut, kembali menegaskan akan bersinergi dengan aparat berwajib untuk menindak tegas apabila ditemukan praktik penimbunan maupun penyalahgunaan distribusi BBM, baik yang dilakukan oleh oknum masyarakat maupun pihak operator SPBU.

Pertamina Patra Niaga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan melakukan pembelian BBM sesuai kebutuhan serta tidak melakukan pembelian secara berlebihan. Langkah tersebut penting agar distribusi BBM dapat berjalan tertib dan merata sehingga seluruh masyarakat dapat memperoleh akses energi dengan baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *