BALEK KAMPONG, 800 Pemudik dari Surabaya Tiba di Pelabuhan Dwikora Pontianak
800 penumpang tiba di pelabuhan dwikora pontianak ( Foto : Dika Febriawan )
KILASKALBAR – Arus mudik Lebaran Idul Fitri melalui jalur laut di Pelabuhan Dwikora Pontianak mulai terlihat dengan kedatangan KM Bukit Raya dari Surabaya, Jumat 13 Maret 2026, sekitar pukul 02.00 wib.
Kapal milik PT Pelayaran Nasional Indonesia tersebut membawa ratusan penumpang yang turun di Pontianak sebelum melanjutkan pelayaran ke sejumlah daerah kepulauan di wilayah barat Indonesia.
Kepala Cabang PT Pelni Pontianak, Fitrianingsih, mengatakan kapal tersebut melayani rute Surabaya menuju beberapa wilayah kepulauan seperti Kijang, Letung, Natuna, hingga Serasan.
“Penumpang yang turun di Pontianak sekitar 800 orang, sedangkan yang naik masih di bawah 500 penumpang. Karena tujuan kapal ini banyak ke wilayah pulau, jadi yang naik dari Pontianak tidak terlalu banyak,” kata Fitrianingsih kepada wartawan.
Ia menjelaskan, kapal dijadwalkan kembali tiba di Pontianak pada 18 Maret sekitar pukul 03.00 WIB. Kedatangan tersebut diperkirakan bertepatan dengan puncak arus mudik menuju Surabaya.
“Untuk tujuan Surabaya, kemungkinan puncak mudiknya pada tanggal 18,” jelasnya.
Menurutnya, kedatangan kapal kali ini juga lebih cepat dari jadwal karena kondisi pasang surut air sungai yang mendukung proses masuk kapal ke alur pelabuhan.
“Alhamdulillah kapal lebih cepat sampai di muara, sehingga saat air sudah pasang kapal bisa langsung masuk ke pelabuhan,” ujarnya.
Dari sisi jumlah penumpang, Fitrianingsih mengakui ada sedikit perbedaan dibandingkan tahun lalu. Hal itu disebabkan kebijakan dispensasi kapasitas penumpang yang tahun ini lebih terbatas.
“Tahun lalu kita bisa sampai sekitar 1.500 penumpang dengan dispensasi. Tahun ini dispensasi hanya sampai sekitar 1.200 penumpang, jadi otomatis jumlahnya sedikit berkurang,” katanya.
Meski demikian, ia memastikan operasional pelayaran masih berjalan lancar dan tidak terkendala faktor cuaca.
“Kalau Lebaran kan setiap tahun makin maju, sekarang masih musim hujan sehingga kondisi pasang surut masih cukup baik. Untuk alur Pontianak sejauh ini tidak ada kendala,” pungkasnya.
Sementara itu, untuk arus balik Lebaran melalui jalur laut diperkirakan akan mulai terlihat pada awal April 2026 mendatang.
