April 17, 2026

Paruu Tambe, Perahu Hias Tradisional Dayak Jadi Simbol Spiritual dan Sosial di Kalbar

sepasang-anak-muda-suku-dayak-1631087780-09-2021-1024x576

KILASKALBAR – Keberadaan Paruu Tambe, perahu hias tradisional masyarakat Dayak Taman dan Dayak Tamambaloh, tetap dijaga di tengah arus modernisasi. Perahu ini tidak hanya karya seni, tetapi juga sarana simbolis dalam berbagai ritual adat.

Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Barat, Sy. Faisal Indahmawan Alkadri, menekankan pentingnya pelestarian tradisi tersebut.

“Paruu Tambe bukan sekadar alat transportasi air, melainkan sarana simbolis yang memiliki nilai spiritual, sosial, dan budaya yang tinggi. Ia melambangkan perjalanan hidup manusia dari lahir hingga kembali kepada Sang Pencipta, serta kebersamaan dan doa agar setiap upacara adat berjalan lancar,” ujar Faisal.

Dalam ritual kematian, Paruu Tambe digunakan untuk mengantar jenazah ke kulambu serta prosesi buang pantang dan mimber. Sedangkan dalam ritual perkawinan, perahu hias ini menjadi sarana mengantar mempelai laki-laki ke rumah mempelai perempuan sebagai simbol kesiapan membangun kehidupan baru.

Ornamen pada perahu memiliki makna khusus. Warna merah dan kuning pada panji melambangkan keberanian dan keturunan baik, sedangkan daun enau menjadi simbol kejayaan dan kegembiraan. Seluruh elemen tersebut memperkaya makna spiritual Paruu Tambe.

“Tradisi ini harus terus kita jaga dan wariskan kepada generasi muda. Pelestarian budaya bukan hanya tentang menjaga bentuk fisiknya, tetapi juga nilai dan filosofi yang terkandung di dalamnya,” tegas Faisal.

Pemerintah daerah terus mendorong pengakuan dan promosi budaya lokal melalui program pelestarian warisan budaya tak benda, menjadikan Paruu Tambe bukan hanya simbol masyarakat Dayak, tetapi juga aset budaya Indonesia.

“Paruu Tambe adalah kekayaan budaya Kalimantan Barat yang patut dibanggakan. Ini bukan sekadar simbol masyarakat Dayak, tetapi juga aset budaya Indonesia,” tutup Faisal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *