Safari Ramadan, Gubernur Ria Norsan Maksimalkan Dukungan Infrastruktur di Kapuas Hulu
Safari Ramadan, Gubernur Kalbar pastiakan pembangunan di Kapuas Hulu (Foto: RN Media Center)
KILASKALBAR – Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar), Ria Norsan, menegaskan bahwa Kabupaten Kapuas Hulu memiliki peran strategis sebagai wilayah perbatasan negara yang perlu terus diperkuat melalui pembangunan berbasis potensi daerah dan kolaborasi lintas sektor yang disampaikannya saat kegiatan Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat yang digelar di Pendopo Bupati Kapuas Hulu, Sabtu (21/2/2026).
Dalam sambutannya, Norsan menekankan pentingnya momentum Safari Ramadan sebagai ajang mempererat sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten, sekaligus meninjau langsung perkembangan pembangunan di daerah.
“Kapuas Hulu punya peran strategis di wilayah perbatasan. Karena itu, penguatan pembangunan berbasis daerah harus terus kita dorong. Momentum ini kita manfaatkan untuk memperkuat kolaborasi dan sinergi agar target pembangunan bisa lebih optimal,” ujarnya.
Ia mengatakan, kunjungan tersebut juga menjadi kesempatan bagi pemerintah provinsi untuk melihat secara langsung kondisi terkini pembangunan di Kapuas Hulu, termasuk mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi di lapangan.
“Kita ingin meninjau situasi dan kondisi, melihat apakah pembangunan berjalan lancar dan apa saja hambatan yang dihadapi. Dengan begitu, kita bisa mencarikan solusi bersama,” kata Norsan.
Gubernur menegaskan bahwa Pemprov Kalbar siap memberikan dukungan maksimal terhadap kebutuhan pembangunan di Kapuas Hulu, termasuk infrastruktur dasar seperti jalan perbatasan yang dinilai sangat vital bagi mobilitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi.
“Pemprov akan support semaksimal mungkin apa yang menjadi kebutuhan Kapuas Hulu, terutama infrastruktur jalan perbatasan yang menjadi urat nadi konektivitas,” tegasnya.
Selain membahas pembangunan fisik, Norsan juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan dan mempererat silaturahmi, terutama dalam suasana Ramadan.
“Kalbar adalah rumah besar kita. Rumah ini harus kita jaga bersama, kita kondusifkan, dan kita rawat dengan semangat persatuan,” ucapnya.
Ia berharap Safari Ramadan tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga memperkuat hubungan emosional antara pemerintah dan masyarakat serta memperkokoh komitmen bersama dalam membangun daerah perbatasan yang maju dan sejahtera.
“Kita rawat rumah kita, kita tingkatkan silaturahmi, dan bersama-sama kita wujudkan pembangunan yang merata dan berkelanjutan,” tutupnya.
