April 17, 2026

Pendangkalan Sungai Melawi, Pertamina Optimalkan Skema Alternatif Salurkan BBM

IMG-20260211-WA0001

SPBU di Kabupaten Sintang (Humas: Pertamina)

KILASKALBAR- PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan saat ini melakukan optimalisasi distribusi BBM di sejumlah lembaga penyalur wilayah Kabupaten Sintang dan sekitarnya seiring adanya penyesuaian operasional pada jalur pengiriman dari titik suplai menuju SPBU Reguler, SPBU Non Reguler, dan Pertashop, PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan saat ini melakukan optimalisasi distribusi BBM di sejumlah lembaga penyalur wilayah Kabupaten Sintang dan sekitarnya

Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Kalimantan PT Pertamina Patra Niaga, Edi Mangun, mengatkaan bahwa salah satu faktor yang memengaruhi proses distribusi adalah kondisi pendangkalan alur sungai akibat penurunan tinggi muka air.

“Per pagi ini, ketinggian Sungai Melawi tercatat sekitar 2,7 meter dan mengalami penurunan kurang lebih 30 sentimeter. Kondisi ini menyebabkan kapal pengangkut BBM belum dapat melakukan sandar dan bongkar muat di Fuel Terminal (FT) Sintang karena faktor keselamatan pelayaran,” ujarnya.

Selain itu, pola suplai mengalami penyesuaian dengan pengalihan dari IT Pontianak dan FT Sintang, yang memerlukan jarak dan waktu tempuh distribusi lebih panjang. Pertamina juga terus mengatur ritase mobil tangki agar distribusi tetap berjalan optimal. Wilayah yang terdampak penyesuaian distribusi ini meliputi Kabupaten Sintang, Kapuas Hulu, Sekadau, Melawi, dan Sanggau.

Sebagai langkah antisipatif, Pertamina Patra Niaga melakukan pengaturan ulang jadwal pengiriman, percepatan suplai dari titik terdekat yang tersedia, serta optimalisasi armada distribusi. Saat ini Pertamina tengah mengkaji alternatif skema bongkar muat di wilayah Kecamatan Tayan Hilir, Kabupaten Sanggau, melalui metode unloading langsung dari kapal ke mobil tangki menggunakan desain skid meter.

“Alternatif ini masih dalam tahap kajian teknis dan review aspek keselamatan (HSSE) untuk memastikan seluruh proses berjalan aman dan sesuai prosedur. Kami berharap langkah ini dapat semakin memperkuat kelancaran distribusi BBM di wilayah Sanggau hingga Sintang,” tambah Edi.

Di sisi lain, Pertamina terus melakukan monitoring penyaluran, khususnya pada lembaga penyalur di wilayah strategis dan jalur utama, guna menjaga kelancaran layanan kepada masyarakat.

Komitmen untuk menjaga kelancaran distribusi terus diperkuat melalui koordinasi intensif bersama para pemangku kepentingan serta optimalisasi seluruh sumber daya yang tersedia, sehingga penyaluran BBM di wilayah terdampak penyesuaian operasional dapat berlangsung lancar dan berangsur normal kembali.(dk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *