Eks Warga Binaan Lapas di Singkawang Dilatih Keterampilan dan Dapat Modal Usaha

oleh -791 views
Penyematan tanda peserta life skill.

SINGKAWANG, KILASKALBAR.com – Sebanyak 20 orang eks atau Bekas Warga Binaan Pemasyarakatan (BWBP) di Kota Singkawang mendapatkan bantuan modal usaha dari Dinas Sosial Provinsi Kalbar. Penyerahan bantuan dilakukan di Aula Bumi Bertuah, Kantor Wali Kota Singkawang, Senin (9/10/2018).

“Masing-masing bekas warga binaan pemasyarakatan mendapatkan bantuan dari kita sebesar Rp 3 juta,” kata Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Provinsi Kalbar, Wiji.

Wiji mengatakan, sebelum diberikannya bantuan, BWBP ini akan diberikan bimbingan selama 10 hari. Setelah itu, barulah diberikan bantuan usaha ekonomi produktif dengan masing-masing nominal sebesar Rp 3 juta.

Bimbingan nantinya melibatkan stakeholder seperti Dinas Sosial dan KLK dan didampingi Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) Menggapai Asa Kota Singkawang, untuk mendorong keterampilan masing-masing eks warga binaan.

“Jika memang ahlinya di bidang bengkel atau lainnya tentu kita siap memberikan pemberdayaan kepada mereka sesuai dengan bakat dan skillnya,” ujarnya.

Sambung Wiji, dalam membelanjakan bahan-bahan yang diperlukan untuk keterampilan atau usaha yang akan dibuat, pun akan didampingi LKS Menggapai Asa sebagai tim fasilitator.

Jika memang bantuan ini disalahgunakan, tegasnya, tentu akan ada konsekuensi. Bisa saja yang bersangkutan (bekas warga binaan) tidak lagi mendapatkan bantuan karena sudah dibacklist.

Sementara itu, Kepala Seksi Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Singkawang, Ibrahim mengatakan, BWBP yang mendapatkan bantuan ini merupakan orang-orang yang beruntung karena mereka telah diperhatikan oleh negara.

“Meskipun nilai bantuannya tidak begitu besar, paling tidak mereka bisa merubah sikap dan perilakunya menjadi lebih baik lagi,” katanya.

Menurut dia, masa lalu jangan dilihat terus. Tapi berupayalah merubah pola pikir agar tidak jatuh ke lobang yang sama dengan tidak melakukan perbuatan yang serupa. “Jadilah pribadi yang lebih baik,” pesannya.

Kepada penerima bantuan ini bisa menjadi pilot project (percontohan) bagi eks warga binaan yang lain.

“Dengan begitu bantuan dari pemerintah bisa kita tingkatkan lagi karena memang ada hasilnya,” ucap Ibrahim. (mizar)