JTF 2019, Nikmati Promo Tiket Wisata Murah ke Jakarta

oleh -239 views
Konferensi pers Jakarta Travel Fair (JTF) 2019.

PONTIANAK, KILASKALBAR.com- Jakarta Travel Fair (JTF) kembali digelar di Kota Pontianak. Event yang digagas oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta sejak tahun 2008 ini bakal berlangsung di Ayani Mega Mall Pontianak mulai 27 hingga 29 September.

Perwakilan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta, Endradjaja Wahyu Baskoro menyebutkan, Pontianak menjadi kota kedua setelah Samarinda dalam pelaksanaan event ini. Antusiasme pengunjung di Pontianak cukup tinggi.

“Kita dari dinas sendiri berupaya untuk memfasilitasi saja, sisanya pelaku industri yang bergerak. Ke depannya kita harapkan pelaku industri yang datang ke sini bisa lebih banyak lagi,” sebutnya saat konferensi pers di hotel Golden Tulip, Rabu (25/9).

Pengurus Jakarta Tourism Community, Nuriko Sari mengutarakan, pihaknya mengapresiasi Dinas Pariwisata DKI jaktarta yang turut memfalisitasi kegiatan tersebut. Event JTF di Pontianak sendiri melibatkan sebanyak 26 peserta dari lima wilayah di Jakarta.

“Kami bisa langsung direct yang bisa kami bawa. Untuk Pontianak sendiri, tentu akan kami arahkan kemana sih tujuan yang ingin mereka kunjungi, dan kami hadir di sini untuk mempermudah masyarakat dalam lokasi Harga spesial mulai 99.000 hingga Rp499.000,” katanya.

JTF 2019 menghadirkan table top meeting selama dua hari, antara industri pariwisata Jakarta sebagai sellers dan beberapa coorporate, government dan biro perjalanan wisata sebagai buyers dengan target peningkatan kemitraan bisnis yag saling menguntungkan.

Dalam kesempatan ini, masyarakat Pontianak dan sekitarnya bisa memiliki kesempatan untuk menikmati berbagai aktivitas wisata di Jakarta dengan biaya yang sangat kompetitif dibandingkan dengan harga normal.

“Paket-paket perjalanan wisata murah ini haya ditawarkan khusus bagi masyarakat Pontianak pada penyelenggaraan JTF 2019, mulai dari harga Rp1.730.000 sudah bisa terbang ke Jakarta sekaligus menginap 4 hari 3 malam di hotel berbintang,” kata Kasi Promosi Dalam Negeri Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta, Indra Alam Firmansyah.

Sementara itu, Distric Manager Lion Air Area Pontianak, Lukman Nur Zaman mengatakan, sebagai satu diantara maskapai yang mendukung kegiatan JTF di Pontianak, pihaknya berharap event ini dapat lebih menggairahkan industri penerbangan saat ini. Terlebih v tujuan ke Jakarta sendiri dinilai cukup tinggi.

“Dulu waktu di awal-awal saya datang ke sini untuk tujuan ke dan dari Jakarta hanya ada tujuh penerbangan saja, namun meningkat hingga 11 rute per hari. Ada penambahan dan kita harapkan kegiatan ini bisa meningkatkan kembali penerbangan kita khususnya ke Jakarta bisa lebih baik, dan di acara ini kita berikan harga tiket mulai dari Rp750 ribu,” paparnya.

GM Sriwijaya Air Area Kalimantan, Ronel Sangkay menyebutkan, sebagai operator dari Sriwijaya Grup, pihaknya juga mendukung kegiatan JTF. Bahkan sebelumnya di Samarinda Sriwijaya Air dengan anak perusahaan NamAir juga ikut berpartisipasi dalam event ini.

“Dengan adanya travel fair ini, kita memberikan kesempatan kepada masyarakat, bahwa ada peluang harga yang sangat menarik. Di mana biasanya tiket mahal, kali ini akan diberikan penawaran yag cukup menarik, bahkan kita berikan di harga hingga Rp940.000, dengan begitu semoga bisa menambah pembelian,” katanya.

Moh Ubaidillah, operator Citylink menjelaskan, pihaknya mendukung JTF sejak awal dimulai. Tak jarang juga aktif di berbagai kota di Indonesia.

“Kita juga antusias dan men-support perihal kegiatan ini, tentu diharapkan ke depan JTF bisa lebih berkembang, sebagai operator transportasi udara pastinya selama pameran kita memberikan penawaran khusus dengan diskon 10 persen rute inbound Jakarta dan 20 persen rute internasional,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda olahraga dan Pariwisata Kalbar, Natalia Karyawati menyebutkan kehadiran ajang ini juga diharapkan dapat menumbuhkembangkan sektor pariwisata di Kalbar.

“Tentu sebagai tuan rumah, kita berterimakasih sekali kepada Pemda DKI Jakarta yang telah menyelenggarakan event ini. Tentu ini sangat menguntungkan bagi kami di Kalbar, sebab disamping DKI memasarkan wisatanya, kita juga bisa belajar dan membangun kerja sama. Sehingga pengembangan potensi pariwisata kita bisa lebih baik dengan begitu kunjungan wisatawan bisa meningkat,” ungkapnya.

Natalia mengatakan, untuk meningkatkan kepariwisataan sendiri tentu dipengaruhi oleh akses transportasi terutama penerbangan. Kemudian kondisi alam yang kerap berubah-ubah yang ikut berdampak pada kepariwisataan di provinsi ini.

Menurutnya DKI Jakarta sangat mudah mempromosikan lantaran kota ini merupakan tujuan destinasi wisata, budaya, belanja dan pusat pemerintah.

“Artinya secara konvensional tanpa promosi orang sudah pasti ingin ke Jakarta. Namun tentu pasti ada misi atau target DKI jakarta yang terus gencar melakukan kegiatan pariwisata, seperti halnya untuk meningkatkan PAD. Ini yang akan kami ambil meniru ke depannya, sehingga kita bisa promosi seperti di Jakarta,” ungkapnya.

Menurutnya kerja sama dengan event JTF ini bisa berdampak positif pula terhadap investasi di Kalbar. Terutama menyasar industri pariwisata. Misalnya saja perhotelan, transportasi dan lain-lain
Dengan demikian secara tidak langsung akan membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat di Kalbar.

“Kegiatan ini kami juga berharap dapat mempromosikan potensi wisata serta keunikan yang ada di Kalbar. Seperti di Singkawang yang merupakan kota tertoleran dan menjamin keamanannya, namun memang kita akui terkait alam seperti kabut asap ini akan mengurangi kunjungan. Ke depannya kerja sama ini dapat terus dilakukan dan saling mempromosikan wisata di dua daerah ini,” paparnya.