Budaya Sambas Digelar di Pontianak dan Yogyakarta

oleh -62 views
Panitia Gelar Budaya Sambas 1 bulan yang lalu Saat observasi ke Kota Lama (Kecamatan Galing) secara langsung melihat dan mempelajari kesenian silat Otar-Otar. (IST)

PONTIANAK, KILASKALBAR.com – Even Gelar Budaya Sambas (GBS) kembali digelar. Pagelaran diselenggarakan oleh Ikatan Keluarga Mahasiswa Sambas (Ikmas) Pontianak dan Ikmas Yogyakarta yang akan berlangsung di bulan ini.

Even kebudayaan ini menjadi ajang tahunan bagi mahsiswa yang tergabung di organisasi mahasiswa daerah yaitu Ikmas. GBS sudah keempat kalinya dilaksanakan di Yogyakarta oleh Ikmas Yogyakarta, dan GBS juga akan dilaksanakan pertama kalinya di Pontianak oleh Ikmas Pontianak.

“GBS Ikmas Pontianak mengangkat Tema (Junjung Marwah, Lestariakan Budaye) Spesial promo budaya yaitu Kesenian Silat Otar-otar asli dari Kota Lama kecamatan Galing Kabupaten Sambas, Insa Allah rangkaian acara dua hari pada tanggal 19-20 November 2019 bertempat di Gedung Auditorium Untan Pontianak,” ujar Dewo Sriono selaku Ketua Panitia Pelaksana, di Pontianak, Minggu (10/11/2019).

Rangkaian acara GBS untuk malam pertama yaitu acara silaturhami (ajangsana warga Sambas di Pontianak) mengundang mahasiswa Sambas, organisasi daerah, Asrama Sambas, tokoh masyarakat sambas, dan seluruh elemen masyarakat Sambas Serta anggota DPRD Provinsi yang berada di Pontianak.

Sedangkan untuk malam kedua yaitu puncak acara GBS yaitu penampilan tarian Tandak Sambas, musik akustik falsafah Melayu, parodi Cerite Sambas serta menampilkan kesenian silat Otar-otar asli didatangkan langsung dari Kota Lama Kecamatan Galing serta penampilan Merah Jingga Band Etnic Artis Pontianak dan Mazinur (Filsafah Melayu) artis Sambas sebagai guest star di acara ini.

“Kepada warga Sambas di Pontianak untuk hadir dalam acara GBS ini dan akan ada kuliner khas Sambas dan acara GBS ini gratis tidak dipungut biaya. Acara ini turut mengundang Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati Sambas, Kesultanan Pontianak, Kesultanan Sambas serta anggota DPRD Provinsi, serta pejabat Pemda Sambas untuk hadir di acara tersebut,” kata Dewo.

Sedangkan untuk pelaksanan even GBS Ikmas Yogyakarta IV mengangkat tema “Sepentas Budaye, Menenun Rindu di Tanah Jawe”, spesial promo kain Lungi Sambas yang akan dilaksanakan seminggu setelah GBS Ikmas Pontianak dengan rangkaian acara yang sama pada tanggal 27-28 November 2019 bertempat di Gedung Utama Concert Hall Taman Budaya Yogyakarta (TBY). Kapasitas kurang lebih 1000 pengunjung.

Ardy Sanjaya selaku dewan kehormatan Ikmas menyampaikan ucapan terimakasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Sambas terutama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sambas yang telah mendukung penuh kegiatan ini.

“Adek-adek mahasiswa Sambas dalam upaya melestariakan budaya asli Sambas. Dengan tujuan untuk silaturahmi warga Sambas di luar daerah serta mengangkat mawrah dan memperkenalkan budaya Sambas. Tahun ini serentak di dua daerah Pontianak dan Yogyakarta,” katanya.

Dengan adanya even GBS ini kami persembahkan untuk Sambas tercinta, kita punya budaya, kita punya wisata, kita punya kain tenun, kita punya lagu daerah Sambas bahkan kita punya cerita rakyat Sambas yang harus kita terus lestarikan,” ucap dia.