Popsivo Polwan Bungkam Medan Falcon 3-0 di Pertandingan Pembuka
Popsivo Polwan Menang Telak 3-0 usai menumbangkan Medan Falcon di Pertandingan Pertama Proliga 2026 (Foto:Istimewa).
KILAS Kalbar – Tim Popsivo Polwan mengawali musim kompetisi dengan hasil positif setelah meraih kemenangan pada laga perdana mereka. Pelatih Popsivo Polwan, Darko Dobreskov, mengaku puas dengan hasil tersebut, namun menegaskan bahwa timnya masih memiliki banyak pekerjaan rumah yang harus dibenahi seiring baru dimulainya musim.
Dirinya menyebut minimnya laga uji coba membuat pertandingan resmi menjadi sarana utama bagi tim untuk berkembang. Ia menilai baik Popsivo maupun Falcon masih terlihat kaku dan belum sepenuhnya menunjukkan karakter permainan terbaik mereka.
“Musim baru saja dimulai dan kami tidak punya banyak pertandingan uji coba. Jadi kami harus berkembang melalui pertandingan resmi. Kedua tim masih terlihat agak kaku hari ini,” ujarnya usai pertandingan.
Meski demikian, ia mengakui Popsivo memiliki sedikit keunggulan dari sisi kualitas individu pemain. Namun keunggulan tersebut, menurutnya, sama sekali tidak bisa menjadi alasan untuk berpuas diri.
“Kami mungkin punya sedikit keunggulan dibanding Falcon, tetapi itu tidak menjamin apa pun. Kemenangan tetap harus ditentukan di lapangan, dan kami tidak boleh merasa puas diri,” tuturnya.
Dobreskov juga menilai tingginya tensi pertandingan tak terlepas dari status laga perdana musim ini. Ia memastikan fokus tim kini langsung dialihkan ke pertandingan berikutnya, dengan memanfaatkan materi dan catatan dari musim lalu, termasuk memantau calon lawan dari Bandung.
Sementara itu, pelatih Falcons, Marcos Sugiyama, menilai timnya sebenarnya memiliki peluang untuk memenangkan pertandingan, terutama pada dua set awal. Namun banyaknya kesalahan sendiri, khususnya di akhir set kedua, menjadi faktor krusial yang membuat Falcons kehilangan momentum.
“Kami kehilangan terlalu banyak poin, terutama setelah poin ke-20. Jika itu tidak terjadi, mungkin kami bisa memenangkan dua set pertama,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa pertandingan tersebut merupakan kali pertama skuad Falcons tampil bersama di ajang Proliga, menyusul banyaknya perubahan pemain. Meski sudah memiliki rencana permainan, konsistensi tim masih menjadi kendala utama.
“Kami mengikuti rencana sampai titik tertentu, lalu mulai kehilangan permainan. Kami terlalu mudah memberikan poin kepada lawan, dan itu memberi mereka kesempatan untuk berkembang,” tambahnya.
Marcos menegaskan tekanan yang dirasakan timnya bukan berasal dari penonton, melainkan dari situasi di dalam lapangan akibat kesalahan sendiri. Ia menganggap semua hal yang terjadi, termasuk keputusan wasit, merupakan bagian dari tanggung jawabnya sebagai pelatih.
“Kami membuat banyak kesalahan sendiri. Itu jalan saya sebagai pelatih. Saya tidak terlalu banyak mengeluh, kami hanya harus terus berkembang,” tuturnya.
Meski menelan kekalahan, Marcos tetap optimistis. Ia menyebut pertandingan ini menjadi pelajaran penting bagi timnya untuk terus membangun dan memperbaiki diri.
“Kami kalah hari ini, tapi besok adalah hari yang baru. Target kami sekarang adalah belajar, berlatih, dan mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk pertandingan selanjutnya,” pungkasnya.(dk)
