Bawaslu Kubu Raya Siap Berikan Sanksi Diskualifikasi ke Bacaleg Jika Memasang Alat Peraga Kampanye

oleh -1.884 views
Bawaslu Kabupaten Kubu Raya.

KUBU RAYA, KILASKALBAR.com – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Kubu Raya mengingatkan seluruh bakal calon anggota legislatif (Bacaleg) untuk tidak memangsang alat peraga kampanye di daerah kabupaten Kubu Raya. Karena belum memasuki tahapan kampanye.

Ketua Bawaslu Kabupaten Kubu Raya Urai Juliansyah mengatakan, diharapkan para seluruh bacaleg agar tidak memasang alat peraga kampanyenya sebab belum memasuki tahapan kampanye dimana tahapan kampanye pemilu akan dimulai pada pertengahan bulan september mendatang.

“Apapun yang terkait dengan citra diri bagi para bacaleg yang tertuang pada pasal 1 ayat 35 Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 Tentang Pemilihan Umum menyebutkan kampanye Pemilu adalah kegiatan peserta Pemilu atau pihak lain yang ditunjuk oleh peserta Pemilu untuk meyakinkan pemilih dengan menawarkan visi, misi, program dan/atau citra diri peserta Pemilu, dilarang sebelum masa kampanye,” Ungkap Ketua Bawaslu Kabupaten Kubu Raya Uray Juliansyah, Rabu (29/8/2018).

Lanjutnya, jika ada calon para bacaleg yang tetap memasang alat peraga kampanye sebelum jadwal, pihak Bawaslu meminta para pengurus partai yang ada untuk membersihkan sebelum pihaknya memberikan sanksi tegas kepada partai tersebut.

“Jika pihak partai tidak membersihkan alat peraga kampanye bacalegnya, kami (Bawaslu) kita akan memberi penindakan pelanggaran dan pelanggaran administrasi ini yang tidak menutup kemungkinan diberikan sanksi diskualifikasi terhadap bacaleg tersebut,” tegasnya.

Urai menambahkan, dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan memberi surat pemberitahuan kepada setiap partai politik di kabupaten kubu raya terkait alat peraga kampanye yang belum memasuki tahapan kampanye.

“Rencana dalam waktu dekat kami akan memberikan surat pemberitahuan setiap parpol (partai politik) tentang alat peraga kampanye. Jika tidak diindahkan oleh parpol maka akan berikan sanksi yang mana sesuai dengan undang-undang dan Perbawaslu,” tuturnya. (ws)