Nomor Urut Calon DPD Dihitung dari Penomoran Terakhir Parpol

oleh -2.013 views
Ketua KPU Kalbar Ramdan.

PONTIANAK, KILASKALBAR.com – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalbar, Ramdan mengatakan, nomor urut calon anggota DPD RI dalam Pemilu 2019 akan disusun berdasarkan abjad nama calon.

Penyusunan nomor urut berdasarkan Peraturan KPU (PKPU) Nomor 14 Tahun 2018 tentang Pencalonan Perseorangan Peserta Pemilu Anggota DPD.

“Nomor urutnya calon DPD RI akan dihitung dari nomor paling terakhir dari penomoran peserta partai politik secara nasional. Untuk calon DPD RI dapil Kalbar akan dimulai dari nomor 21,” ujar Ramdan di Pontianak, Selasa (28/8/2018).

Baca juga: KPU Umumkan Hasil Verifikasi Faktual, 5 Bacalon DPD Tidak Memenuhi Syarat

Proses pencalonan anggota DPD, KPU Kalbar telah menyerahkan hasil verifikasi administrasi kepada para bacalon, Senin (27/8/2018) malam tadi. Berita acara verifikasi hasil administrasi perbaikan syarat calon, secara keseluruhan disampaikan KPU pada 27-29 Agustus 2018.

Sebelumnya, Ramdan mengatakan, terkait dengan tahapan penyampaian berita acara hasil verifikasi administrasi dan hasil verifikasi faktual perbaikan syarat dukungan serta syarat calon, selanjutnya KPU Kalbar akan menyerahkan keseluruhan hasil verifikasi ke KPU RI pada 29-31 Agustus 2018.

“Baru dilakukan proses penyusunan penetapan daftar calon sementara (DCS) oleh KPU RI tanggal 31 Agustus sampai tanggal 2 September. Dan pada tahapan yang sama, tanggal 31 Agustus sampai 2 September, adalah pengumuman DCS. Kemudian dilakukan proses masukan dan tanggapan masyarakat pada tanggal 31 Agustus sampai tanggal 9 September,” kata Ramdan.

Lebih lanjut, apabila ada tanggapan atau masukan dari masyarakat terkait DCS kepada KPU Kalbar, maka KPU akan melakukan klarifikasi kepada calon anggota DPD bersangkutan.

“Kami akan meminta klarifikasi pada tanggal 10-12 September. Berikutnya, penyampaian hasil klarifikasi oleh KPU Provinsi kepada KPU RI, tanggal 12-14 September. Baru terakhir dilakukan proses penyusunan daftar calon tetap (DCT) oleh KPU RI tanggal 14-20 September,” terang Ramdan.

“Tahapan tanggal 14-20 September ini bersamaan dengan tahapan penetapan DCT untuk bakal calon legislatif,” tuturnya. (qrf)